Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Suniyah Rela Berdesakan Demi Sembako Murah

Suniyah Rela Berdesakan Demi Sembako Murah

Ratusan warga berebut paket sembako murah di alun-alun Kendal. Foto Metro
Ratusan warga berebut paket sembako murah di alun-alun Kendal. Foto Metro

KENDAL – Ratusan paket sembako murah yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kendal langsung ludes diserbu warga yang datang memenuhi alun-alun, Rabu (23/7/2014) pagi. Belum dibuka secara resmi Bupati Kendal, pasar murah dalam menyambut lebaran 2014 sudah diserbu ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Barikade Satpol PP tidak bisa menahan ratusan warga yang tidak sabar untuk berbelanja sembako murah ini.

Aksi dorong dan saling sikut mewarnai pasar murah yang dilaksanakan selama dua hari ini di alun-alun Kendal. Suasana pun berubah ricuh warga saling dorong dan banyak yang terjepit hingga meja pembatas ambruk.

Bahkan warga rela berdesak-desakan guna mendapatkan sembako dengan harga lebih murah dari pasar. Seperti telur ayam yang dijual dengan harga Rp 12 ribu diburu warga dengan rela antri dan saling sikut. Tidak hanya telur ayam yang diserbu warga kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan minyak goreng serta gula pasir juga banyak diburu warga. Beras lima kilogram dihargai Rp 30 ribu saja sehingga warga saling berebut karena takut tidak kebagian.

Suniyah salah satu warga mengaku senang dengan kegiatan pasar murah ini. Ia rela berdesakan dan dorong-dorongan untuk membeli telur ayam yang dijual murah. Menurutnya telur ayam di pasar dijual Rp 18 ribu namun di pasar murah ini hanya dijual Rp 12 ribu saja. “Harganya memang murah Mas, tapi harus desak-desakan,” katanya

Kepala Bagian Perekonomian, Hasyim Tri Joko mengatakan pasar murah ini dibuka selama dua hari dan diikuti SKPD di lingkungan Pemkab Kendal, BUMN  dan BUMD serta pihak swasta. “Harga yang ditawarkan memang jauh lebih murah dari harga di pasar, ini  untuk membantu warga dalam menghadapi Lebaran,” ujarnya.

Warga juga berebut pakaian murah yang dijual Rp 1.000 sehingga aksi saling berebut dan dorong tidak dapat dihindarkan. Petugas kewalahan menahan warga yang terus merangsek membeli sembako murah. (MS-05)

 

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link