Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Suporter Pekalongan Dilarang Datang ke Semarang

Suporter Pekalongan Dilarang Datang ke Semarang

Stadion Jatidiri dipastikan hanya akan diisi suporter Semarang saat PSIS menjamu Persip, Jumat (15/8/2014). Foto Metro/MS-01
Stadion Jatidiri dipastikan hanya akan diisi suporter Semarang saat PSIS menjamu Persip, Jumat (15/8/2014). Foto Metro/MS-01

SEMARANG – Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS melarang kedatangan suporter Pekalongan datang ke Semarang, saat Persip meladeni tuan rumah PSIS di Stadion Jatidiri, Jumat (15/8/2014) lusa. Hubungan yang kurang harmonis antara suporter kedua kubu, menjadi salah satu alasan penolakan panpel.

“Kami tidak mengizinkan suporter Persip datang ke Semarang. Hal ini untuk menjaga timbulnya gesekan antarsuporter kedua kubu, mengingat peristiwa yang terjadi musim sebelumnya,” kata Pujiyanto, Ketua Panpel PSIS, Rabu (13/8).

Musim lalu, pendukung Persip dan PSIS memang sempat terlibat bentrok, baik saat kedua tim bertemu di Pekalongan maupun di Semarang. Bahkan, akibat kericuhan antarsuporter tersebut, sempat beredar kabar adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh warga Semarang, meski informasi itu tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Jika ada suporter Pekalongan yang nekat datang, menurut Puji, hal itu akan menjadi tanggung jawab petugas keamanan. “Kami sebagai penyelenggara pertandingan sudah mengeluarkan imbauan. Kalau toh ada yang tetap datang, ya tentunya kami menyerahkan penanganan kepada petugas keamanan,” tuturnya.

Pada partai kandang terakhir putaran grup ini, panpel optimistis bisa meraup pemasukan maksimal. Setidaknya lebih besar dibanding pada saat menjamu PPSM Magelang, Senin (11/8/2014). Kala meladeni Laskar Macan Tidar, pemasukan dari penjualan tiket hanya sebesar Rp 75 juta. Angka itu merosot jauh ketimbang partai kandang sebelumnya, melawan Persis Solo, dengan pemasukan mencapai Rp 170 juta.

“Merosotnya pemasukan saat melawan Magelang, salah satunya karena sempat terjadi kebingungan terkait jadi atau tidaknya pertandingan itu digelar. Kami berharap saat bertemu Persip, suporter Semarang tetap memenuhi Stadion Jatidiri,” imbuh Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Sama seperti saat menjamu PPSM, untuk laga kontra Pekalongan, Panpel PSIS hanya melayani pembelian tiket pada hari pertandingan di Stadion Jatidiri. “Kami tidak membuka ticket box sebelum pertandingan,” beber Pujiyanto. (*)