Home > Arsip Kata Kunci: ancaman longsor

Arsip Kata Kunci: ancaman longsor

Tertimbun Longsor Hampir Dua Jam, Bayi 8 Bulan Ditemukan Selamat

METROSEMARANG.COM – Seorang bayi berusia 8 bulan ditemukan selamat setelah tertimbun longsoran tanah hampir dua jam. Hayu, nama bayi malang tersebut merupakan anak pasangan Solikin dan Susilowati yang menjadi korban bencana tanah longsor, di Kampung Genuksari Atas RT 02/RW IX, Kelurahan Tegalsari Candisari, Semarang. Peristiwa memilukan tersebut bermula pada Senin (13/2) malam kemarin. Saat itu, Susilowati tengah tertidur pulas bersama suami dan putra kesayangannya tersebut di kamarnya pukul 20.00 WIB. Kebetulan kamarnya berada tepat di bawah talud setinggi 15 meter. Namun, tanpa diduga di tengah hujan lebat tiba-tiba gemuruh suara tanah longsor terdengar lamat-lamat dari balik tembok kamarnya. Hanya hitungan …

Baca Selengkapnya »

Talud 10 Meter Ambrol Timpa Rumah di Manyaran

METROSEMARANG.COM – Hujan deras mengguyur Kota Semarang pada Senin (6/2) malam hingga Selasa (7/2) dinihari mengakibatkan longsor di Manyaran Kecamatan Semarang Barat. Talud setinggi sekitar 10 meter ambrol dan menimpa rumah milik Sugeng Ashadi (55) yang berada di bawahnya. Material bangunan dan tanah nyaris menutup bagian dapur rumah Sugeng Ashadi yang berada di Jalan Borobudur Utara No 18 RT 5 RW 4. “Saya kaget ketika denger runtuhan tebing yang langsung menimpa rumah saya,” tutur Sugeng saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/2) siang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban diperkirakan mengalami kerugian jutaan rupiah. Sejauh ini, belum …

Baca Selengkapnya »

Talud di Gedawang Ambrol, Satu Rumah Nyaris Ambruk

METROSEMARANG.COM – Hujan deras yang terjadi pada akhir pekan kemarin mengakibatkan longsor di RT 01 RW 08, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Jumat (27/1) pukul 03.00 dini hari. Longsor terjadi diduga karena talut tidak kuat menahan debit air yang terlalu tinggi, hingga mengakibatkan salah satu rumah warga mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Penghuni rumah, Puji Nirwanto mengatakan sebelum terjadi longsor terdengar suara gemuruh di dalam tanah. “Kayak suara tercakar-cakar kucing gitu, let (selang) beberapa detik langsung longsor,” ujarnya, Senin (30/1). Saat kejadian Puji bersama istrinya sedang berada di dalam rumah. Kemudian Puji langsung keluar rumah dan melihat bagian belakang rumah …

Baca Selengkapnya »

2.024 Desa di Jawa Tengah Rawan Longsor

METROSEMARANG.COM – Tingginya curah hujan saat ini memicu rawannya terjadi bencana beberapa wilayah di Jawa Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah memetakan 2.024 desa di 35 kabupaten/kota berpotensi terjadi longsor. “Yang sudah terpetakan mendasari daerah-daerah yang memang secara topografi dan geografi berpotensi rawan bencana longsor,” kata Kepala Seksi Pencegahan BPBD Jateng, Agus Purwanto, Kamis (19/1). Beberapa wilayah dengan potensi tinggi yakni Cilacap, Brebes, Tegal. Banyumas, Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Batang, Kendal, Temanggung, dan Wonosobo. Sementara di Semarang sendiri beberapa wilayah yang rawan akan terjadinya longsor yakni Semarang Selatan, Candisari, Ngaliyan, Gunungpati, Gajahmungkur, Banyumanik dan Tembalang. “Gubernur sudah mengeluarkan surat keputusan …

Baca Selengkapnya »

Cuaca Ekstrem, Tanah Longsor Intai Jateng Selatan

METROSEMARANG.COM – Cuaca buruk yang terus-menerus terjadi di Pulau Jawa membuat masyarakat Jawa Tengah bagian Selatan harus ekstra waspada. Pasalnya, hujan lebat ditambah angin kencang yang menerpa wilayah itu berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor. Agus Sudiyatno, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Semarang, meminta  kepada warganya agar tetap mewaspadai selama tiga hari ke depan terhadap hujan lebat berdurasi singkat yang dapat menimbulkan dampak banjir dan longsor. “Dua bencana itu paling berpotensi muncul di daerah Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap Utara, eks-Karesidenan Surakarta dan Pantura barat,” kata Agus kepada metrosemarang.com, Rabu pagi (14/12). Ia menyatakan siklus tersebut biasanya juga diiringi angin kencang …

Baca Selengkapnya »

Longsor Mengancam Semarang, Inilah Titik-titik yang Harus Diwaspadai

METROSEMARANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang sudah memetakan sejumlah titik di 11 kecamatan yang berpotensi longsor. Selain itu, keberadaan Kelurahan Siaga Bencana (KSB) diharapkan bisa mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Kepala BPBD Kota Semarang Iwan Budi Setiawan memaparkan, sedikitnya ada 51 titik rawan longsor di 49 kelurahan di 11 kecamatan. Seperti Kecamatan Banyumanik, Candisari, Gajahmungkur, Pedurungan, Semarang Selatan, Semarang Barat, Ngaliyan, Tugu, Mijen, Gunungpati, dan Tembalang. Paling banyak di Semarang Barat ada 9 titik, Tembalang 8 titik, dan Ngaliyan 7 titik. ”Kami imbau masyarakat mengenali lingkungannya. Jika ada rekahan-rekahan tanah itu bisa menunjukkan akan terjadi tanah longsor,” …

Baca Selengkapnya »

BPBD: 38 Kali Longsor di Semarang selama Musim Hujan 2016

METROSEMARANG.COM – Masyarakat Kota Semarang harus mewaspadai bencana tanah longsor pada musim hujan. Sebab, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat sudah ada 38 kejadian tanah longsor selama musim hujan tahun ini. Kepala BPBD Kota Semarang Iwan Budi Setiawan mengatakan, wilayah selatan Kota Semarang, yaitu dari tengah kota ke atas merupakan daerah rawan longsor. Wilayah tersebut didominasi perbukitan. ”Mulai dari Wonosari, Tambakaji, Gisikdrono, Kembangarum, Bongsari, Simongan, Petompon, Lempongsari, Randusari, Tinjomoyo, Tandang, Jomblang, dan lainnya,” sebutnya, saat mendampingi Wali Kota Semarang meninjau lokasi longsor di Lempongsari, Kecamatan Gajangmungkur, Rabu (16/11). Pada peristiwa longsor di Lempongsari, Selasa (15/11) siang kemarin, dua …

Baca Selengkapnya »

Talud Longsor Rusak Dua Rumah di Jomblang

METROSEMARANG.COM – Dua rumah di Kampung Jomblang Ijen RT 08/XI Kelurahan Jomblang Candisari rusak parah akibat tertimpa talut longsor Selasa (4/10) pukul 15.00 WIB. Dua rumah itu milik Rohmad (45) dan Ardiyanto (39). “Tapi tidak ada korbannya meski atap dapurnya, kulkas dan mesin cuci rusak berat. Untuk kerugian materialnya Rp 15 juta,” kata Ketua DPW Rescue Perindo Jateng, Mochsin Anwar. Rumah milik Rohmad tertimbun longsoran tanah yang runtuh setinggi dua meter dan selebar 3 meter. Sedangkan Ardiyanto juga rumahnya terkena longsor pada saat yang sama. Rumah Ardiyanto atap bangunannya jebol. Sebab lokasinya berada tepat di bawah talud. “Yang bersangkutan bekerja …

Baca Selengkapnya »

Dua Korban Longsor Gombel Disemayamkan di Rumah Duka Tlogorejo

METROSEMARANG.COM – Jessica dan Jason (sebelumnya ditulis Jasen), korban meninggal dunia akibat tertimpa tanah longsor di Perumahan Umum Bukit Sari di Jalan Bukit Bromo, RT 04/RW XI, Kelurahan Ngesrep, Banyumanik, Semarang akhirnya disemayamkan di rumah duka Tiong Hoa Ie Wan, kompleks gedung STIE Tlogorejo Jalan Arteri Puri Anjasmoro. Kedua korban tewas dibawa ke rumah Tiong Hoa Ie Wan pukul 03.00 WIB atau sesaat setelah tubuhnya ditemukan tertimbun longsoran tanah oleh tim gabungan SAR. “Sekitar pukul 03.30 WIB pagi tadi baru dibawa kemari oleh keluarganya,” kata Martono penjaga rumah di Tiong Hoa Ie Wan, Senin (3/10). Metrosemarang.com memantau kerabat dekat korban …

Baca Selengkapnya »

Jensen juga Ditemukan Tewas Terjebak Longsor di Gombel

METROSEMARANG.COM – Jensen, bocah laki-laki berumur 10 tahun juga ditemukan meninggal dunia lantaran terjebak reruntuhan talud yang longsor di rumahnya. Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu ditemukan pada Senin (3/10) dinihari setelah terjebak di reruntuhan bangunan selama lebih dari enam jam. Sebelumnya diberitakan, tanah yang menopang talud di Bukit Sari Jalan Bukit Bromo RT 04/RW XI, Kelurahan Ngesrep, Banyumanik, mengalami longsor pada Minggu (2/10). Empat dari enam orang selamat sementara dua orang lainnya terjebak reruntuhan. Lokasi itu berada tak jauh dari Bukit Gombel. Jessica, kakak perempuan Jensen, sekitar pukul 23.19 WIB juga sudah ditemukan regu penyelamat. Tapi …

Baca Selengkapnya »