Home > Arsip Kata Kunci: banjir kanal timur

Arsip Kata Kunci: banjir kanal timur

Tiga Hari Tenggelam, Remaja Ini Ditemukan Nyangkut di Akar Mangrove

METROSEMARANG.COM – Rizky Ananda Saputra, yang dilaporkan tenggelam di Kali Banjir Kanal Timur (BKT) pada Selasa (28/11), ditemukan oleh regu penyelemat dalam kondisi meninggal dunia. Tubuh remaja malang tersebut ditemukan nyangkut sekitar akar pohon mangrove yang ada di Pantai Morosari, Demak. Penemuan jenazah remaja itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga setempat pada Jumat (1/12) kisaran pukul 17.30 WIB petang. Rizky yang baru berusia 17 tahun itu teridentifikasi tinggal di Jalan Barito Blok H, Karangtempel, Semarang. Zulhawary Agustianto, Humas Basarnas Jateng mengatakan penemuan jenazah Rizky berada sejauh 7 kilometer dari titik awal pencarian. “Kemudian, kami memberitahu BPBD Demak dan tim …

Baca Selengkapnya »

Dewan: Normalisasi Tak Bisa Ditunda, Pengembang Nakal Harus Ditindak

METROSEMARANG.COM – Fenomena banjir yang masih terjadi di Kota Semarang memunculkan kembali desakan agar normalisasi beberapa sungai segera direalisasi. Pembangunan kawasan permukiman di wilayah resapan juga harus segera dihentikan. Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyampaikan, banjir yang masih terjadi di Semarang seperti di Mangkang Wetan beberapa waktu lalu harus jadi peringatan. Bahwa rencana normalisasi sungai baik di wilayah barat maupun timur Semarang sudah tak bisa ditunda. ”Normalisasi di wilayah timur ada Kali Tenggang, Babon, Sringin, sedangkan di wilayah barat juga ada Kali Beringin yang setiap kali hujan menyebabkan banjir di daerah Mangkang,” ujarnya, Selasa (28/11). Selain itu ada sungai Banjir …

Baca Selengkapnya »

Normalisasi Banjir Kanal Timur Tunggu Persetujuan Kemenkeu

METROSEMARANG.COM – Upaya memaksimalkan penanggulangan banjir di Jalan Sawah Besar, Kaligawe, dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Hal ini setelah sebelumnya di kawasan tersebut terjadi banjir akibat adanya luapan air dari Sungai Banjir Kanal Timur saat terjadi hujan deras. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, upaya memaksimalkan penanggulangan banjir di Jalan Sawah Besar tersebut dengan pengerjaan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur. Pertengahan bulan Desember nanti normalisasi sungai akan segera mulai dilaksanakan. ‘’Jika melihat kondisi saat ini, pertengahan Desember tahun ini seharusnya sudah bisa dimulai, karena proses lelang sudah selesai, dan tanda tangan kontrak juga sudah dilakukan. Tinggal menunggu izin dari Kementerian Keuangan untuk …

Baca Selengkapnya »

Pemkot Belum Berhasil Atasi Banjir di Wilayah Timur

METROSEMARANG.COM – Hujan yang mulai menerjang Kota Semarang kembali membuat banjir di wilayah timur seperti Kaligawe. Pemerintah Kota Semarang hanya berhasil mengatasi masalah rob atau limpasan air laut di wilayah langganan banjir dan rob tersebut. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui pihaknya ternyata baru bisa menyelesaikan persoalan rob. Begitu ada hujan ternyata masih ada genangan dan banjir di banyak titik, terutama di wilayah timur. Namun pihaknya berkomitmen akan menuntaskan rob dan banjir. ”Ternyata begitu hujan masih ada genangan atau banjir dimana-dimana. Di wilayah atas yang harusnya tidak terjadi banjir dan rob, tapi nyatanya cukup banyak,” katanya, Senin (2/10). Pihaknya pun sudah …

Baca Selengkapnya »

Akhir Juli PKL Barito Diminta Angkat Kaki

METROSEMARANG.COM – Pihak Kecamatan Semarang Timur tetap bersikukuh memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) di pinggir Jalan Barito pada akhir Juli nanti walau muncul penolakan dari pedagang setempat. Camat Semarang Timur, Ari Joko mengatakan pemindahan harus lekas dilakukan untuk mengejar target pengerukan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang akan dimulai Agustus mendatang. “Lahan yang ditempati miliknya provinsi. Sehingga kami diminta untuk merelokasi mereka akhir Juli ke Pasar Klithikan Penggaron,” kata Ari kepada metrosemarang.com, Selasa (6/6). Para PKL yang dipindah mulai kelompok pedagang velg ban, sepeda onthel, alat elektronik, spare part kendaraan bermotor, besi logam, besi bekas dan bahan bangunan rumah. …

Baca Selengkapnya »

Relokasi Penghuni Liar Bantaran BKT Tunggu Lelang

METROSEMARANG.COM – Relokasi ratusan penghuni bangunan liar yang berada di sepanjang Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) masih harus menunggu hasil proses lelang. Diperkirakan, Juni ini baru ada pemenang lelang normalisasi Sungai BKT yang kemudian akan dilanjutkan dengan relokasi. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang Muthohar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat relokasi untuk warga penghuni bangunan liar yang terkena dampak proyek normalisasi Sungai BKT ini. ”Jumlahnya kurang lebih 300-an orang. Jumlah ini belum sepenuhnya valid. Tapi yang jelas kami sudah menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) twin blok di daerah Kudu,” kata Muthohar, Minggu (4/6). Ia mengatakan, proses pendataan …

Baca Selengkapnya »

Pemkot Didesak Segera Beri Kejelasan Nasib Pedagang Kreatif Barito

METROSEMARANG.COM – DPRD Kota Semarang menyoroti sikap Pemkot setempat yang tidak jelas terhadap nasib sekitar 450 pedagang kreatif Barito ‘Karya Mandiri’. Pemkot didesak segera memberi kepastian apakah mereka terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) atau tidak. Para pedagang sudah merasa khawatir mereka akan direlokasi ke Pasar Klitikan Penggaron. Padahal mereka menolak jika direlokasi karena menilai kiosnya dari blok A-H tidak berada pada lahan yang akan digunakan normalisasi. Keberadaan kiosnya di bawah tanggul dan bukan di atasnya. Selain itu mereka memiliki izin resmi mendirikan bangunan di tempat tersebut. ‘’Pemkot harus lebih transparan. Dalam RPJMD Kota Semarang memiliki visi kota perdagangan …

Baca Selengkapnya »

Pedagang Kreatif Barito Keberatan Direlokasi ke Pasar Klithikan

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 450 pedagang kreatif Barito ‘Karya Mandiri’ dari blok A sampai H menolak untuk direlokasi. Mereka mengklaim tidak berada pada lahan yang terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) dan sudah menjadi ikon Kota Semarang bahkan Jawa Tengah. ‘’Kami memiliki karakteristik berbeda dibanding pedagang Barito umumnya di sepanjang Kaligawe hingga Majapahit. Kami berada bukan di atas tanggul, tapi di bawah tanggul. Dan itu resmi pemberian Pemkot saat terjadi relokasi dari Tawang tahun 1970 serta berstatus IMB,’’ kata Ketua Paguyuban Karya Mandiri Barito, Yulianto, Minggu (28/5). Pedagang mengaku resah karena isu yang berkembang mereka akan ikut direlokasi di Pasar …

Baca Selengkapnya »

Relokasi Warga Bantaran BKT, Pemkot akan Bangun Rusunawa Lagi

METROSEMARANG.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Semarang memastikan pemerintah pusat akan membangun satu rusunawa twinblock. Ada dua alternatif lokasi yaitu di Kudu Kecamatan Genuk atau Rowosari Kecamatan Tembalang. Rusunawa tersebut diperuntukkan sebagai tempat relokasi warga hunian yang terkena dampak normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT). Sesuai Detail Engineering Design (DED) pemerintah pusat bertanggung jawab membuat rusunawa dan pemkot menyediakan lahannya. ‘’Jadi, pemerintah pusat akan membangun rusun di daerah lain. Tapi ternyata daerah itu  belum siap lahannya. Kami kemudian meminta agar anggaran pembangunan rusunawa dialihkan ke Semarang. Karena lahannya kami sudah siap,’’ kata Ali, dari DPKP Kota Semarang, Minggu …

Baca Selengkapnya »

8 Rusunawa untuk Warga Terdampak Normalisasi BKT Batal Dibangun

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membatalkan rencana membangun 8 rusunawa di Kota Semarang pada tahun ini. Padahal rencananya rusunawa itu untuk relokasi hunian warga yang terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, sesuai Detail Engineering Design (DED) pembuatan rusunawa menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Sedangkan pemkot harus menyediakan lahannya untuk pembuatan rusunawa. Dengan pembatalan ini dapat menjadi kendala normalisasi BKT. “Pemkot harus melakukan langkah cepat untuk menyikapi, misalnya memaksimalkan rusunawa yang ada dengan mendata kembali mana-mana yang masih kosong,” katanya, Senin (13/3). Dia meminta hunian rusunawa yang tidak ditempati, tidak …

Baca Selengkapnya »