Home > Arsip Kata Kunci: banjir kanal timur

Arsip Kata Kunci: banjir kanal timur

Pemkot Belum Berhasil Atasi Banjir di Wilayah Timur

METROSEMARANG.COM – Hujan yang mulai menerjang Kota Semarang kembali membuat banjir di wilayah timur seperti Kaligawe. Pemerintah Kota Semarang hanya berhasil mengatasi masalah rob atau limpasan air laut di wilayah langganan banjir dan rob tersebut. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui pihaknya ternyata baru bisa menyelesaikan persoalan rob. Begitu ada hujan ternyata masih ada genangan dan banjir di banyak titik, terutama di wilayah timur. Namun pihaknya berkomitmen akan menuntaskan rob dan banjir. ”Ternyata begitu hujan masih ada genangan atau banjir dimana-dimana. Di wilayah atas yang harusnya tidak terjadi banjir dan rob, tapi nyatanya cukup banyak,” katanya, Senin (2/10). Pihaknya pun sudah …

Baca Selengkapnya »

Akhir Juli PKL Barito Diminta Angkat Kaki

METROSEMARANG.COM – Pihak Kecamatan Semarang Timur tetap bersikukuh memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) di pinggir Jalan Barito pada akhir Juli nanti walau muncul penolakan dari pedagang setempat. Camat Semarang Timur, Ari Joko mengatakan pemindahan harus lekas dilakukan untuk mengejar target pengerukan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang akan dimulai Agustus mendatang. “Lahan yang ditempati miliknya provinsi. Sehingga kami diminta untuk merelokasi mereka akhir Juli ke Pasar Klithikan Penggaron,” kata Ari kepada metrosemarang.com, Selasa (6/6). Para PKL yang dipindah mulai kelompok pedagang velg ban, sepeda onthel, alat elektronik, spare part kendaraan bermotor, besi logam, besi bekas dan bahan bangunan rumah. …

Baca Selengkapnya »

Relokasi Penghuni Liar Bantaran BKT Tunggu Lelang

METROSEMARANG.COM – Relokasi ratusan penghuni bangunan liar yang berada di sepanjang Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) masih harus menunggu hasil proses lelang. Diperkirakan, Juni ini baru ada pemenang lelang normalisasi Sungai BKT yang kemudian akan dilanjutkan dengan relokasi. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang Muthohar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat relokasi untuk warga penghuni bangunan liar yang terkena dampak proyek normalisasi Sungai BKT ini. ”Jumlahnya kurang lebih 300-an orang. Jumlah ini belum sepenuhnya valid. Tapi yang jelas kami sudah menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) twin blok di daerah Kudu,” kata Muthohar, Minggu (4/6). Ia mengatakan, proses pendataan …

Baca Selengkapnya »

Pemkot Didesak Segera Beri Kejelasan Nasib Pedagang Kreatif Barito

METROSEMARANG.COM – DPRD Kota Semarang menyoroti sikap Pemkot setempat yang tidak jelas terhadap nasib sekitar 450 pedagang kreatif Barito ‘Karya Mandiri’. Pemkot didesak segera memberi kepastian apakah mereka terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) atau tidak. Para pedagang sudah merasa khawatir mereka akan direlokasi ke Pasar Klitikan Penggaron. Padahal mereka menolak jika direlokasi karena menilai kiosnya dari blok A-H tidak berada pada lahan yang akan digunakan normalisasi. Keberadaan kiosnya di bawah tanggul dan bukan di atasnya. Selain itu mereka memiliki izin resmi mendirikan bangunan di tempat tersebut. ‘’Pemkot harus lebih transparan. Dalam RPJMD Kota Semarang memiliki visi kota perdagangan …

Baca Selengkapnya »

Pedagang Kreatif Barito Keberatan Direlokasi ke Pasar Klithikan

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 450 pedagang kreatif Barito ‘Karya Mandiri’ dari blok A sampai H menolak untuk direlokasi. Mereka mengklaim tidak berada pada lahan yang terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) dan sudah menjadi ikon Kota Semarang bahkan Jawa Tengah. ‘’Kami memiliki karakteristik berbeda dibanding pedagang Barito umumnya di sepanjang Kaligawe hingga Majapahit. Kami berada bukan di atas tanggul, tapi di bawah tanggul. Dan itu resmi pemberian Pemkot saat terjadi relokasi dari Tawang tahun 1970 serta berstatus IMB,’’ kata Ketua Paguyuban Karya Mandiri Barito, Yulianto, Minggu (28/5). Pedagang mengaku resah karena isu yang berkembang mereka akan ikut direlokasi di Pasar …

Baca Selengkapnya »

Relokasi Warga Bantaran BKT, Pemkot akan Bangun Rusunawa Lagi

METROSEMARANG.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Semarang memastikan pemerintah pusat akan membangun satu rusunawa twinblock. Ada dua alternatif lokasi yaitu di Kudu Kecamatan Genuk atau Rowosari Kecamatan Tembalang. Rusunawa tersebut diperuntukkan sebagai tempat relokasi warga hunian yang terkena dampak normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT). Sesuai Detail Engineering Design (DED) pemerintah pusat bertanggung jawab membuat rusunawa dan pemkot menyediakan lahannya. ‘’Jadi, pemerintah pusat akan membangun rusun di daerah lain. Tapi ternyata daerah itu  belum siap lahannya. Kami kemudian meminta agar anggaran pembangunan rusunawa dialihkan ke Semarang. Karena lahannya kami sudah siap,’’ kata Ali, dari DPKP Kota Semarang, Minggu …

Baca Selengkapnya »

8 Rusunawa untuk Warga Terdampak Normalisasi BKT Batal Dibangun

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membatalkan rencana membangun 8 rusunawa di Kota Semarang pada tahun ini. Padahal rencananya rusunawa itu untuk relokasi hunian warga yang terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, sesuai Detail Engineering Design (DED) pembuatan rusunawa menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Sedangkan pemkot harus menyediakan lahannya untuk pembuatan rusunawa. Dengan pembatalan ini dapat menjadi kendala normalisasi BKT. “Pemkot harus melakukan langkah cepat untuk menyikapi, misalnya memaksimalkan rusunawa yang ada dengan mendata kembali mana-mana yang masih kosong,” katanya, Senin (13/3). Dia meminta hunian rusunawa yang tidak ditempati, tidak …

Baca Selengkapnya »

Normalisasi BKT, PKL Barito Diajak Boyongan ke Pasar Klithikan Penggaron

METROSEMARANG.COM – Proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) pada tahun ini dipastikan akan membuat ratusan pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Barito direlokasi ke wilayah Penggaron. Nurul Hidayati, Sekretaris Kecamatan Semarang Timur meminta kepada para pedagang agar segera mengemasi barang dagangannya untuk mendukung tahap relokasi ke Pasar Klithikan yang berlokasi tepat di belakang Pasaraya Giant Penggaron. “Sejak 20 Januari para pedagang sudah tidak ditarik retribusi oleh pihak kecamatan. Dan secara berkala Satpol PP juga telah menyosialisasikan, mereka nanti boyongan ke Pasar Klithikan. Untuk saat ini pembangunannya sudah mencapai 60 persen, nantinya terus dikebut agar bisa ditempati pada Agustus nanti,” …

Baca Selengkapnya »

Ribuan Penghuni Liar di Bantaran BKT bakal Dipindah ke Rusunawa Kudu

METROSEMARANG.COM – Sejumlah penghuni liar yang kini masih menempati sepanjang bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), dalam waktu dekat bakal direlokasi ke Rusunawa Kudu, Kecamatan Genuk, Semarang. Proses pendataan hingga saat ini masih terus dilakukan dan diperkirakan jumlahnya melonjak sampai menembus ribuan kepala keluarga di luar estimasi awal yang telah dihitung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Pendataan di lapangan pasti lebih banyak. Sementara ini, kami mendata terdapat 1.300 hunian warga. Jumlahnya sangat berbeda bila dibanding pendataan dari kementerian terkait hanya 139 penghuni liar,” ungkap Suratmin, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Semarang Timur kepada metrosemarang.com, Rabu …

Baca Selengkapnya »

BKT Dinormalisasi, Rel Kereta Api Mranggen hingga Tawang Perlu Ditinggikan

METROSEMARANG.COM – Penyesuaian tinggi rel kereta api perlu dilakukan mulai dari Mranggen hingga Stasiun Tawang dengan panjang 14,1 Km. Hal itu terkait dengan akan dilakukan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, M Farchan mengatakan, selain masalah sosial Pemerintah Kota Semarang juga mengidentifikasi problem fisik normalisasi BKT. Penyesuaian tinggi jembatan rel kereta api yang melintasi BKT merupakan salah satu problem fisik terberat. Jembatan rel kereta ini ada di Kelurahan Purwoyoso. Berdasarkan elevasi yang ada jembatan perlu ditinggikan 1,3 meter. ‘’Peninggian ini akan berdampak pada penyesuaian tinggi lintasan di daerah lain. Termasuk jembatan rel di Kali …

Baca Selengkapnya »