Home > Arsip Kata Kunci: MS-08

Arsip Kata Kunci: MS-08

Ini 5 Fakta tentang Lokalisasi Sunan Kuning

  METROSEMARANG.COM – Resosialisasi Argorejo atau akrab disebut Sunan Kuning adalah lokalisasi terbesar di Kota Semarang. Konon, Sunan Kuning lebih dulu ada sebelum Lokalisasi Dolly di Surabaya beroperasi di tahun 1967. Lokalisasi ini juga sempat ditutup dan beberapa kali berpindah lokasi, sebelum akhirnya menetap di kawasan Kalibanteng. Berikut ini, beberapa fakta tentang Lokalisasi Sunan Kuning yang disarikan dari beberapa sumber: 1. Lokalisasi Sri Kuncoro Sebelum menjadi Resosialisasi Argorejo, dulunya kompleks ini bernama Lokalisasi Sri Kuncoro. Hal itu sesuai nama jalan utama di lokasi tersebut yang biasa disingkat SK. Nama Sunan Kuning sendiri sebenarnya adalah Soen Koen Ing, seorang tokoh penyebar …

Baca Selengkapnya »

Romo Budi Gandeng Wali Kota untuk Pemakaman Simpatisan PKI

SEMARANG – Tokoh agama dan pegiat sosial Romo Budi Aloysius dari Gereja Katedral Kebon Dalem Semarang menyambut baik upaya pemakaman ulang jenazah simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) di situs kuburan massal Kampung Plumbon Kelurahan Wonosari, Ngaliyan. Ia menyatakan, Peristiwa 1965 memakan korban manusia berupa pembunuhan massal, pemindahan paksa, penahanan massal, pemerkosaan, penyiksaan massal dan sebagainya terhadap orang yang dicap anggota/simpatisan PKI. Gereja Katolik secara institusi menyatakan berpihak kepada korban tanpa memandang agama dan ideologinya apa, dengan dasar kemanusiaan. “Sikap itu disampaikan gereja Katolik secara tertulis maupun lisan. Oleh sebab itu, secara agama korban Peristiwa 1965 yang dibunuh tanpa proses pengadilan …

Baca Selengkapnya »

Malam Ini Teater Gema Pentaskan Wek-Wek

SEMARANG – Teater Gema Universitas PGRI Semarang menggelar pentas produksi naskah WeK-WeK karya Anton Chekov dengan sutradara Khoiri Abdillah. Pentas digelar di Auditorium GP 7 Universitas PGRI Semarang pada Rabu 17 Desember 2014 pukul 19.00.   Lakon ini bercerita tentang tipu menipu, sebuah intrik yang mudah kita temukan di zaman modern sekarang ini. Cerita berpusat pada Bagong sebagai juragan bebek dan Petruk sebagai penggembala bebek. Konflik tuan dan hamba itu akhirnya menjangkau Gareng yang berprofesi sebagai pengacara dengan Semar sebagai penguasa kelurahan.   Lakon yang dikemas kocak ini sebetulnya ingin menggambarkan sebuah kondisi dan situasi masyarakat yang pernah dan kini …

Baca Selengkapnya »

Malam Ini Teater Se-Semarang Geruduk Teater Beta

SEMARANG – Kelompok Pekerja Teater (KPT) Beta Universitas Islam Negeri W alisongo menggelar peringatan hari kelahiran (harlah) ke-29. Acara y ang berlangsung empat hari 16-19 Desember 2014 ini mengusung tema “ Regenachtige Maand December  yang berarti “Romantisme Cinta dan N ostalgia”. Acara dibuka Selasa (16/12) malam ini dengan Kirab Songolikur, Gonjang G anjing Kampus, dan Malam Keroncong. Ratusan pekerja teater dari te ater-teater kampus di Semarang akan menggeruduk panggung Teater Be ta. Masing-masing akan menampilkan pertunjukan sebagai kado untuk para pendekar teater asal Fakultas Dakwah UIN Walisongo itu. Di a ntaranya Teater Metafisis, Teater Asa, Teater Emka, Teater Buih, Teater …

Baca Selengkapnya »

Guru Besar Unnes Akan Hadiri Diskusi Kuburan Massal Plumbon

SEMARANG – Guru Besar Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof. Wasino, menyatakan akan hadir dalam diskusi “Misteri Kuburan Plumbon, Mengungkap Tabir Kuburan Massal Eks Partai Komunis Indonesia (PKI)”, yang diselenggarakan di Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) kompleks Balai Kota Semarang, Selasa (16/12), mulai pukul 09.00. Menurut Agustin, selaku penggagas acara dari Komunitas Semarang Punya Cerita, diskusi ini merespons gagasan pemerhati HAM yang berkeinginan memakamkan kembali secara layak jenazah-jenazah kuburan massal korban Peristiwa 1965 yang ada di Kampung Plumbon, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Diskusi juga akan menghadirkan Tedi Kholiludin dari Lembaga Studi Sosial dan Agama (Elsa) Semarang dan tokoh-tokoh …

Baca Selengkapnya »

Siang Ini, ‘Senyap’ Diputar di Unika

SEMARANG – Film ‘The Look of Silence’ atau ‘Senyap’ akan diputar di Ruang Teater Gedung Thomas Aquinas Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang, Jumat (12/11) siang ini pukul 14.00 WIB. Film ‘Senyap’ merupakan film dokumenter kedua karya sutradara Amerika Serikat ,Joshua Oppenheimer, dengan tema sentral pembantaian massal 1965 setelah film ‘The Act of Killing’ atau ‘Jagal’. Jika film ‘Jagal’ menyoroti sisi pelaku pembantaian, maka film kedua ini lebih menyoroti sisi penyintas dan keluarga korban. Selepas pemutaran, akan dilanjutkan dengan diskusi yang akan dihadiri oleh sejarawan Universitas Gajah Mada (UGM), Dr Budiawan. Diskusi akan dipandu budayawan, Gunawan Budi Susanto alias Kang Putu. …

Baca Selengkapnya »

Cara Nyentrik HorniKULTura Kritik Kebijakan Pemerintah Kota

SEMARANG – Anda yang melintas di Jalan Raya Krapyak-Jrakah, Jumat (5/12) siang tadi, bisa jadi menemukan pemandangan yang tak biasa. Sekelompok orang berkostum warna-warni menari-nari dengan kuda lumping dari pelepah pisang di tengah rasa frustrasi pengguna jalan yang terjebak rutinitas kemacetan di jalur tersebut. Ya, selepas Jumatan itu, delapan orang yang berasal dari Komunitas HorniKULTura menggelar performance art bertajuk “Asmara berkuda”.  Performance ini  mengkritisi kegagalan pemerintah dalam membangun transportasi kota. Alih-alih membuat jalan yang nyaman untuk dilalui, proyek betonisasi di sana malah membuat warga susah karena macet setiap hari. Aksi dilakukan dengan bermain kuda lumping di traffic light pintu tol …

Baca Selengkapnya »

Ganjar Pranowo Siap Investigasi Hukuman PSIS

SEMARANG – Sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada pemain dan ofisial PSIS yang dituding terlibat dalam drama lima gol bunuh diri di Sleman, mengundang reaksi Gubernur Ganjar Pranowo. Orang nomor satu di Jawa Tengah ini siap melakukan investigasi terkait hukuman yang dianggap tidak wajar tersebut. “Banyak orang protes ke saya dan seolah-olah tidak ada yang mau mengambil sikap. Jika memang ada yang curiga hukumannya tidak pas, mari kita selidiki,” kata Ganjar, Selasa (25/11). Sebagai langkah awal, lanjutnya, Ganjar ingin bertemu dengan pihak-pihak yang menjadi ‘terpidana’ dalam kasus itu. Khususnya para pemain yang mendapat hukuman paling berat. “Yang kita …

Baca Selengkapnya »

Inilah Daftar UMK 2015 di 35 Kabupaten Kota di Jateng

SEMARANG – Upah Minimum Kabupaten/Kota 2015 sudah ditetapkan. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 560/85 Tahun 2014 Tanggal 20 November 2014, Kota Semarang masih menduduki peringkat pertama daftar UMK 2015 yakni Rp 1.685.000. Angka ini meningkat 18,37 persen dibanding UMK 2014. Sedangkan peningkatan tertinggi dicapai Kabupaten Purworejo, dengan persentase 28,05 persen atau meningkat Rp 255.000 dibanding UMK 2014 sebesar Rp 910.000. (MS-08) Daftar UMK 2015 di 35 Kabupaten Kota di Jateng  Daerah                       UMK                          Kenaikan                   Persentase KHL Kota Semarang           1.685.000                    261.500 (18,37%)                   101,27% Demak                         1.535.000                    255.000 (19,92%)                   104,90% Kendal               …

Baca Selengkapnya »

UMK Kota Semarang Tertinggi, Cilacap dan Banyumas Terendah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah telah menetapkan UMK 2015 dengan menandatangani Surat Keputusan Nomor 560/85 Tahun 2014 Tanggal 20 November 2014. Dari SK tersebut diketahui UMK tertinggi tahun 2015 ialah Kota Semarang dengan Rp 1.685.000. Sedangkan UMK terendah ada di Cilacap Barat dan Banyumas sebesar Rp 1.100.000. Pengumuman UMK dilakukan Gubernur Ganjar Pranowo di Ruang Kerja Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kamis (20/11). Dari daftar UMK juga diketahui bahwa rata-rata UMK di Jateng sebesar Rp 1.223.887,84 dan rata-rata pencapaian UMK terhadap KHL 100,28%. Sedangkan rata-rata kenaikan UMK Jateng Rp 157.284,41 atau 14,90%. Untuk pencapaiaan UMK terhadap KHL, yang sudah mencapai 100 …

Baca Selengkapnya »