Home > Arsip Kata Kunci: sosialita semarang

Arsip Kata Kunci: sosialita semarang

Kisah Nyoto, ‘Dewa Penolong’ bagi Para Korban Bencana Alam

MASIH ingat dengan aksi seorang personel Basarnas saat menyelamatkan pria gangguan jiwa di atas penangkal petir? Dialah Nyoto Purwanto. Saat ditemui metrosemarang.com di kantor Basarnas Kota Semarang, Nyoto tampak duduk terkantuk-kantuk. Sembari menghela napas dalam-dalam, Nyoto mengaku kejadian itu merupakan pengalaman hidupnya tak terlupakan. Nyoto bahkan menyebut aksi penyelamatannya itu benar-benar menantang maut. Betapa tidak, saat itu ia harus memertaruhkan nyawa demi menolong pria gangguan mental yang nekat memanjat penangkal petir setinggi 10 meter di sebuah ruko Jalan Sriwijaya. “Karena bagi saya, orang gila punya hak untuk diselamatkan,” katanya kepada metrosemarang.com, Kamis (3/11/2016). Nyoto sempat bergidik tatkala melihat medan terjal …

Baca Selengkapnya »

Dinda Ayu, Peduli Pendidikan Anak Jalanan

MENJADI wakil Jawa Tengah dalam ajang bergengsi sekelas Miss Indonesia 2017 merupakan prestasi luar biasa bagi Dinda Ayu Saraswati. Pasalnya dara cantik kelahiran Jakarta 7 September 1997 ini masih berstatus sebagai mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (Undip). Tampil di ajang ratu kecantikan Miss Indonesia sebenarnya bukan hal baru baru Dinda. Hal ini karena ia juga pernah terpilih menjadi finalis Denok Kenang 2016. Berlenggak-lenggok di catwalk pun sudah tidak asing baginya, karena selain mahasiswa ia juga berprofesi sebagai model. “Ingin sekali membanggakan Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Juga ingin membanggakan kedua orang tua saya,” jelasnya, belum lama ini. Tak hanya memiliki paras …

Baca Selengkapnya »

Rere Winter Ingin Batik Lebih Mendunia

METROSEMARANG.COM – Sosialita Semarang, Rere Winter meluncurkan tas batik. Terinspirasi dari beberapa desain tas merk ternama di dunia, Rere kemudian memodifikasi dengan sentuhan batik di setiap model yang dia kreasikan. “Awalnya mungkin batik identik dengan orang tua. Namun saya ingin mendorong batik supaya bisa lebih keluar coraknya dan bisa dinikmati sebagai bagian dari fashion yang berkelas,” kata dia, Rabu (19/4) di Mal Paragon saat peluncuran. Lewat tangannya, batik diubah menjadi lebih futuristik. Rere ingin batik menjadi pilihan utama para desainer dan penikmat fashion sehingga produk batik bisa lebih mendunia. Dia mengatakan, batik yang dia gunakan adalah batik Parang, Semarangan, Pekalongan, …

Baca Selengkapnya »

Ayang Fitrianti, Telanjur Cinta Dunia Broadcasting

SIBUK berkarir dan menjadi seorang ibu tidak membuat Ayang Fitrianti melupakan hobinya. Kecintaannya pada dunia broadcasting membuatnya selalu meluangkan waktu untuk bisa menyalurkan hobi untuk menjadi pembawa acara. Perempuan berjilbab kelahiran 21 Mei 1989 yang kini menjadi staf humas bagian sosial media di Universitas Semarang ini masih terus berkiprah sebagai MC. Kendati tidak sesering waktu kuliah dulu. “Sekarang paling sebulan 2 kali aja, emang dikurangi sih, dulu bisa sampai 6 kali,” ungkapnya kepada metrosemarang.com baru-baru ini. Ibu dari Muhammad Nurrajendra Al Jalil ini telah memulai karirnya sebagai MC sejak awal kuliah. Tercatat semasa kuliah ia telah menjadi bagian dari TV …

Baca Selengkapnya »

Punya Rumah Dinas Mewah, Hendi Pilih Tinggal di Gang Sempit

METROSEMARANG.COM – Setiap kepala daerah pasti memiliki rumah jabatan atau yang lebih dikenal dengan rumah dinas. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah bahwa salah satu sarana prasarana yang didapatkan oleh masing-masing kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah rumah dinas. Namun, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, tidak tergiur untuk tinggal di rumah dengan fasilitas yang tentunya lengkap dan mewah serta nyaman tersebut. Dirinya lebih memilih untuk tinggal dalam sebuah rumah yang justeru berada pada gang sempit di tengah perkampungan Kota Semarang. Rumah itu luasnya hanya sekitar 600m2, berada …

Baca Selengkapnya »

Perjuangan Aiptu Sutrisno Kuliahkan Anak dari Nasi Goreng

METROSEMARANG.COM – Biaya hidup di kota metropolitan memang tak murah. Banyak orang banting tulang, bahkan tak jarang menghalalkan segala cara agar dapat meraup uang sebanyak-banyaknya. Tapi apa yang dilakukan Aiptu Sutrisno benar-benar bertolak belakang dengan hal tersebut. Dengan bermodalkan tekad yang kuat menghidupi anak-anaknya dengan rezeki yang halal, Aiptu Sutrisno tak canggung berjualan nasi goreng di pinggir jalan raya. Warungnya dengan mudah ditemukan pengguna jalan di depan ruko Jalan Sultan Agung, Semarang. Sutrisno sudah berjualan nasi goreng sejak tiga tahun terakhir untuk membiayai kuliah anak-anaknya. Sepiring nasi ia jual Rp 12 ribu, harga yang murah untuk Kota Semarang. Tiap malam …

Baca Selengkapnya »

Mega Amalia, Persiapkan Diri jadi Public Relation Sejak Kuliah

MELIHAT foto wanita cantik di sebuah surat kabar cetak yang bekerja sebagai Public Relation membuat Mega Amalia terobsesi bekerja di bidang yang sama. Saat itu juga dia memutuskan untuk bisa sukses dalam karir seperti sosok yang dia lihat. Untuk mewujudkan cita-citanya, dara asli Semarang ini mendalami studinya di D3 Universitas Diponegoro Semarang. Setelah lulus pada 2012 lalu, kemudian dia merampungkan program sarjana di Universitas Sebelas Maret di bidang komunikasi. “Tetapi jika hanya mengandalkan nilai kuliah saja, pasti akan sulit mencapai cita-cita. Karena bidang komunikasi harus praktik, saya membekali diri dengan kegiatan-kegiatan yang menunjang ilmu saya selama kuliah,” kata penyuka Hazelnut …

Baca Selengkapnya »

Screaming School Kritik Kekerasan di Sekolah lewat Lagu

METROSEMARANG.COM – Band indie asal Kota Semarang beraliran rock, Screaming School lahir pada 2005. Band ini telah menelurkan banyak karya, namun yang paling ditonjolkan saat ini adalah karya-karya yang memiliki nilai kritik sosial. Single Kegiatan Belajar Mengajar misalnya, yang disertai dengan video klip ini bercerita seputar masalah yang dijumpai didalam dunia pendidikan, terlebih masalah penganiayaan yang terjadi di lingkungan sekolah maupun perkuliahan. “Untuk pembuatan video clip kami lakukan secara profesional. Video tersebut banyak menampilkan adegan band, serta video visual yang menggambarkan sosok teraniaya secara fisik maupun verbal,” kata pentolan Screaming School, Jonerd Arjuna, Selasa (28/2). Dalam lagu tersebut, pesan yang …

Baca Selengkapnya »

Mengintip Kesibukan Jefri Setiawan Jelang Pemecahan Rekor di Inggris

METROSEMARANG.COM – Cuaca cerah muncul di atas langit Semarang, pada Minggu pagi (19/2). Di Jalan MH Thamrin, tepatnya di sebuah ruko Thamrin Square beberapa orangtua mengantarkan anaknya masuk ke ruangan sekolah musik Purwacaraka. Di antara banyak orang yang belajar seni musik di sekolahan tersebut, tampak sesosok anak bertubuh gempal tengah sibuk bermain piano. Jefri Setiawan, nama bocah tersebut terlihat tekun berlatih piano yang dipandu seorang instruktur. Jefri rela datang jauh-jauh dari rumahnya di kampung dekat Pasar Bugangin Kendal demi meningkatkan kemampuannya bermain piano agar dapat mengukir prestasi cemerlang saat berada di Inggris nanti. “Anak saya tanggal 19 April nanti mau memecahkan …

Baca Selengkapnya »

Tasya ‘The Voice Kids’ Ingin jadi Penyanyi Profesional

PERASAAN bahagia terpancar dari raut muka Tasya Sherin Azzahra. Pasalnya ia telah mendapatkan kesempatan untuk tampil atas panggung The Voice Kids Indonesia di salah satu stasiun televisi nasional beberapa waktu lalu. Tasya yang baru duduk di kelas VII di SMP 2 Semarang, sebenarnya tidak pernah menyangka bisa menjadi penyanyi. “Sukanya modeling terus ditunjuk ikut lomba nyanyi, dan juara,” ujar Tasya kepada metrosemarang.com, belum lama ini. Semenjak itu, karir menyanyi penggemar Ariana Grande ini makin bersinar. Puncaknya saat putri pasangan Khadijah dan Bambang Kasno tersebut lolos audisi The Voice Kids. Tasya yang dimentori Beby Romeo itu kini telah menerima banyak job …

Baca Selengkapnya »