Home > Arsip Kata Kunci: sosialita semarang

Arsip Kata Kunci: sosialita semarang

Dina Wuni, Pelajari Bahasa Lokal Sebelum nge-MC

MENJADI Master of Ceremony (MC) di berbagai daerah di Indonesia menjadi tantangan bagi Dina Wuni Permata. Dia mengaku harus menguasai sapaan-sapaan khas masing-masing daerah. Dina juga selalu mencari referensi dari berbagai sumber, termasuk warga setempat sesaat sebelum naik ke atas panggung. Dara kelahiran kediri, 25 Juli 1994 ini mengaku sudah mengelilingi beberapa pulau di luar Jawa. “Saya pernah ke Sulawesi dan Kalimantan untuk bekerja,” kata mahasiswi Komunikasi di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini, Selasa (17/1). Kemampuannya menjadi MC didapatnya dari pengalamannya aktif di dunia broadcasting saat di kampus. Selain itu, dia juga beberapa kali bekerja sebagai penyiar di …

Baca Selengkapnya »

Syifa Fatimah, Pantang Tanggalkan Hijab

SYIFA FATIMAH mungkin tak pernah menyangka akan terpilih menjadi Duta Kampus 2016. Mahasiswi program studi Penyiaran atau Broadcasting Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) itu bertekad melaksanakan amanah yang diembannya, sekaligus menata karir di dunia modeling. Syifa begitu ia biasa disapa merasa sangat bersyukur atas capaiannya tersebut. Prestasi dan kepercayaan pada dirinya yang terpilih menjadi Duta Kampus menurutnya adalah titik awal dari langkah-langkah yang akan diambilnya kelak. “Dipercaya menjadi Duta Kampus merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa,” tutur Syifa belum lama ini. Sebelumnya, dara berpostur 165 sentimeter ini telah mengoleksi berbagai piala atas prestasi di dunia modeling. Syifa juga merupakan Duta Wisata …

Baca Selengkapnya »

Fitri Indah Susanti, Ingin jadi Penyelamat Generasi Bangsa

MENJADI orang yang pertama kali melihat kelahiran seorang anak merupakan hal luar biasa. Keinginan inilah yang membuat Fitri Indah Susanti mantap meniti karir sebagai bidan. Fitri, sapaan akrabnya kini telah duduk di bangku semester 3, D3 Kebidanan Poktekkes Semarang. Dara berjilbab ini sudah mulai menyukai dunia kesehatan sejak kecil. Bahkan ketika kecil dirinya selalu mengaku bercita-cita menjadi dokter. Kini setahap demi setahap cita-citanya mulai terwujud. “Iya emang dari kecil itu pengin jadi dokter, tapi masuknya ke kebidanan, ya nggak papa tetep asyik aja kok,” tuturnya kepada metrosemarang.com, Rabu (28/12). Menurutnya menjadi bidan lebih baik daripada menjadi perawat. Perawat kata dia, …

Baca Selengkapnya »

Ini Sosok Gadis Cantik di Balik Toa Stasiun Tawang

KERAP kali kita mendengar panggilan melalui pengeras suara yang ditujukan kepada calon penumpang Stasiun Semarang Tawang. Panggilan tersebut tentunya sangat membantu penumpang untuk segera bersiap-siap menaiki kereta yang dimaksud untuk sampai tujuan. Di balik suara tersebut, ada sosok gadis cantik bernama Siti Soufia. Meskipun dia mengaku baru tiga bulan bekerja sebagai announcer di PT KAI Daop 4 Semarang, dia tidak terlalu canggung lantaran sudah memiliki pengalaman sebelumnya di dunia presenting. “Dulu saya pernah bekerja freelance di TVKU. Selain itu saya juga pernah menjadi customer service di Indosat. Jadi ini bukan hal baru,” kata dara kelahiran Ungaran, 30 Juli 1993 tersebut. …

Baca Selengkapnya »

Anastasia Widyawati, Terinspirasi Fallingwater

INSPIRASI bisa datang dari siapa saja. Begitu pula yang dialami Anastasia Kenik Widyawati. Tasya begitu sapaan akrabnya merupakan mahasiswa jurusan Arsitektur Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang. Pilihan Tasya mengambil program studi arsitektur ia akui lantaran terinspirasi dari saudaranya seorang yang arsitek. Saat itu menurut Tasya Omnya tengah membuat maket sebuah bangunan, dari sanalah keinginan dan inspirasi Tasya untuk melakukan jadi arsitek muncul. “Sejak saat itu saya selalu menyebut cita-cita saya ingin menjadi arsitek,” ungkap dara cantik asal Purwodadi, saat dihubungi metrosemarang.com, Selasa (13/12) pagi. Tetapi langkah dara kelahiran 29 Oktober 1991 silam ini tidaklah mudah. Sejak mulai kuliah ia mengaku kesulitan mengatur …

Baca Selengkapnya »

Tri Wahyudi, Manfaatkan Facebook untuk Jual Kopi Luwak ke Amerika

MEMILIH pasar yang spesifik menjadi kunci sukses Tri Wahyudi, seorang produsen kopi luwak bermerk Toren Coffe asal Aceh yang kini sukses menjual biji kopi olahannya ke mancanegara. Kopi Luwak dikatakannya memiliki pasar yang sempit (menengah ke atas) sehingga dirinya harus masuk menuju sasaran pasarnya. Kopi dia jual dengan masih berbentuk biji kopi yang sudah diolah. Hal ini dikarenakan konsumennya yang merupakan kelas atas sudah memiliki mesin kopi sendiri. Selain itu menurut beberapa penikmat kopi, rasa kopi akan berubah jika dijual dalam bentuk bubuk. Alumnus Planologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini menggunakan jejaring sosial Facebook untuk masuk ke komunitas pecinta kopi …

Baca Selengkapnya »

Nurul Indriyani, Ingin jadi Sosok Inspiratif

MENJADI pribadi yang inspiratif dan menginspirasi tentu bukan hal mudah. Banyak usaha yang mesti dilakukan. Begitu pula yang dilakukan oleh Nurul Indriyani. Mahasiswi D3 Public Relation Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini tengah merintis karirnya di bidang kehumasan. Meski baru saja duduk di bangku semester 3, ternyata Nurul telah memiliki segudang prestasi. Dara kelahiran Grobogan, 17 Mei 1997 ini memang menaruh perhatian lebih pada masalah pendidikan dan pencegahan pernikahan dini pada anak di lingkungan tempat tinggalnya. Berkat usahanya itu Nurul pernah meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan RI. Ia dinobatkan sebagai pemuda berprestasi dalam bidang pencegahan pernikahan anak usia …

Baca Selengkapnya »

Dyah Harimurti, Prihatin Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja

PENYALAHGUNAAN narkoba bisa dikatakan hampir menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan hingga anak-anak usia sekolah dasar. Hal itu sangat memprihatinkan bagi Dyah Ratna Harimurti, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang. Keluarga menjadi pintu utama untuk menangkalnya. Terutama bagi anak-anaknya yang masih remaja untuk menghindari pergaulan bebas. ”Pergaulan remaja dan pemuda saat ini rawan sekali terpengaruh penyalahgunaan narkoba,” kata Dyah Ratna Harimurti, Jumat (18/11). Peran keluarga khususnya ibu sangat dibutuhkan untuk membimbing anak. Bagi legislator berhijab yang akrab disapa Detty ini, anak-anak harus diawasi betul-betul sehingga mampu menggapai impian dan cita-citanya. Setiap minggu harus dicek tas yang dipakai anak. ”Apakah ada barang …

Baca Selengkapnya »

Patricia Gouw, Rela Terbang ke Semarang untuk Menata Rambut

SUDAH 10 tahun Patricia Gouw bergelut di bidang modeling. 10 tahun pula gaya rambutnya diubah sesuai dengan event yang digelar. Namun dia sudah mempunyai hairdresser favorit, yaitu Lie Kuang yang berasal dari Kota Semarang. Dara kelahiran Juli 1990 ini bahkan rela jauh-jauh terbang dari Jakarta ke Semarang demi mendapat sentuhan ajaib dari Lie Kuang. “Kalau ada acara besar, pokoknya saya cuma ingin rambut saya ini disentuh oleh Lie Kuang,” kata dia, belum lama ini. Alasan dirinya hanya mempercayai Lie Kuang untuk event-event besarnya lantaran hairdresser ini sudah mengantongi banyak penghargaan kelas dunia. Lie Kuang juga berkali-kali menciptakan tren yang kemudian …

Baca Selengkapnya »

Heny Intarty, Terkenang ‘Bonus’ Hasil Kebun

BAGI Heny Intarty, bekerja menjadi sales counter di dealer Nasmoco selama sembilan tahun terakhir tidak menjadi beban. Meskipun kadang dia mengaku stres mengejar target, hal itu malah dijadikan tantangan tersendiri. Wanita berparas oriental ini juga pernah digoda calon pembeli. Namun wanita kelahiran Wonosobo 27 Desember 1983 ini menanggapinya dengan wajar dan selalu tersenyum. Bahkan dia sangat menikmati setiap momen yang dia lewati. Heny menjelaskan jika bekerja di dunia marketing haruslah mempunyai mental kuat, bisa melakukan pendekatan secara psikologi, menjaga penampilan dan masih banyak lagi tuntutan lainnya. Dalam menjual produk, lanjutnya, setiap pembeli harus diperlakukan berbeda-beda karena setiap orang memiliki karakter …

Baca Selengkapnya »