Tahun Anjing Tanah, Pemilik Shio Ini Harus Ekstra Hati-hati

METROSEMARANG.COM – Ramalan Tionghoa cukup populer ketika menjelang perayaan Imlek. Banyak yang penasaran akan peruntungan yang akan datang di tahun Anjing Tanah menurut kalender Tionghoa ini. Terutama, bagi orang-orang yang sedang menjalani bisnis.

Dalam kepercayaan Tionghoa, ada empat shio yang kurang beruntung di tahun ini. Berikut ini shio-shio yang wajib waspada, seperti dilansir dari Tionghoa.INFO:

1. Shio Anjing (1954, 1982, 1994, 2006)

Karena tahun ini adalah tahun Anjing Tanah, maka bagi pemilik shio Anjing diharapkan supaya lebih waspada terhadap semua aspek kehidupan di sepanjang tahun ini. Memiliki sifat yang ambisius dalam karir, mereka yang bershio Anjing tampaknya akan sulit untuk dipromosikan pada tahun 2018, karena pengaruh negatif dari tahun kelahiran zodiak. Demikian pula di dunia akademis, meskipun mereka mungkin belajar dengan sangat keras, kemungkinan hanya akan menghasilkan nilai/kinerja rata-rata di bawah rata-rata, terutama di awal tahun.

2. Shio Kerbau (1949, 1961, 1973, 1985, 1997)

Di tahun ini, rupanya akan memiliki banyak ide yang bertentangan dengan rekan-rekannya.

3. Shio Naga (1952, 1964, 1976, 1988, 2000)

Hati-hati dengan ucapan yang bisa menyinggung atasan, atau bahkan menolak keputusan mereka secara terbuka karena pandangan mereka yang bertentangan.

4. Shio Kambing (1955, 1967, 1979, 1991, 2003)

Tahun ini diprediksi akan menghadapi tekanan besar dalam karir serta akan sering diremehkan oleh atasan. Bagi Anda yang memiliki usaha bisnis sendiri, tahun 2018 ini bukan tahun yang menjanjikan karena akan terdapat banyak pesaing, meski mereka mungkin berada pada posisi pasif/tidak mengancam.

Bagi Anda yang memiliki shio di atas solusi untuk menghindari nasib buruk yaitu dengan sembahyang Po Un (ciswak) atau biasa disebut sebagai ritual tolak bala, sebagai permohonan agar dihindari nasib buruk serta diberikan keselamatan sepanjang tahun dan akan selalu dilindungi oleh dewa-dewi. (fem)

You might also like

Comments are closed.