Home > Berita Pilihan > Tahun Baru Imlek, Delapan Rumah di Asrama TNI Banyumanik Ludes Dilalap Api

Tahun Baru Imlek, Delapan Rumah di Asrama TNI Banyumanik Ludes Dilalap Api

METROSEMARANG.COM – Kebakaran menghanguskan delapan rumah di Asrama Brigade Infantri (Brigif) 5 Diponegoro RT 05 RW 06 Ngesrep, Banyumanik, Sabtu (28/1) siang. Salah seorang penghuni rumah histeris hingga jatuh pingsan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Petugas berusaha memadamkan api yang membakar Asrama Brigade Infantri (Brigif) 5 Diponegoro RT 05 RW 06 Ngesrep, Banyumanik, Sabtu (28/1) siang. Foto: metrosemarang.com

Asrama yang dihuni pensiunan TNI dan PNS TNI ini terjadi sekitar pukul 11.00. Sumber api diduga berasal dari rumah nomor 2 yang dihuni Sukardi (59). Saat itu sempat terdengar suara ledakan dan diiringi kobaran api yang dengan cepat membakar rumah-rumah di sekitarnya.

“Sempat ada suara ledakan kenceng banget. Api muncul terus membesar dan langsung merambat ke seluruh rumah termasuk rumah saya,” kata Sugeng Riyadi (51), yang menghuni rumah nomor 7 di kompleks tersebut.

Sugeng dan penghuni rumah lainnya hanya bisa menyelamatkan sebagian barang-barang berharga. “Apinya cepet banget membesar. Saya cuma bisa menyelamatkan motor dan surat-surat penting. Lainnya terbakar, termasuk baju seragam dinas,” tutur pria yang masih aktif berdinas sebagai PNS TNI ini.

Selain rumah Sukardi dan Sugeng, api juga menghanguskan rumah nomor 3 yang dihuni Supriono (62), rumah nomor 4 yang dihuni Slamet Mulyono (51), rumah nomor 5 yang dihuni Haris Iskandar (61), lalu nomor 6 milik Ivan Junaidi (49), dan rumah nomor 8 yang dihuni Supriyo (48).

Api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit kemudian setelah delapan mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dikerahkan ke lokasi. Salah seorang penghuni rumah, Ny Slamet Mulyono terpaksa dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans TNI setelah dirinya pingsan saat mendapati rumahnya ludes terbakar.

Terkait penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Banyumanik. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (MS-02)