Home > METRO BERITA > KOLOM METRO > Pasar Malam Sentiling 2014, Tajuk Festival Kota Lama Semarang Tahun Ini

Pasar Malam Sentiling 2014, Tajuk Festival Kota Lama Semarang Tahun Ini

Pasar Malam Sentiling 2014
Pasar Malam Sentiling 2014

 

Kangen Festival Kota Lama Semarang ? Belum tahu apa itu Festival Kota Lama Semarang ? Adalah perhelatan tahunan yang digelar sejak tahun 2012 dalam rangka untuk membangkitkan Kota Lama Semarang yang selama ini dinilai mati. Aktivitas ini diharapkan dapat membangunkan kegairahan baru yang berpijak pada akar sejarah & budaya sehingga menggerakkan Kawasan Kota Lama Semarang & aktivisnya untuk mengelola Kawasan Bersejarah yang rentan kehancuran dan bahkan punah, sehingga tetap terjaga nilai-nilai pentingnya.

“Merayakan Semarang 2014” diangkat sebagai tema besar Festival Kota Lama Semarang tahun ini, karena tahun 2014 merupakan peringatan atas berbagai tonggak kelahiran sejarah dan budaya yang penting di Kota Lama Semarang. Salah satunya adalah “Semarang, Dutch East Indies – Koloniale Tentoonstelling 1914: salah satu dari 10 World Expo terbesar dalam dekade 1910 – 1920.

Merayakan Semarang 2014
Merayakan Semarang 2014

Untuk tahun ini, Festival Kota Lama Semarang bertajuk Pasar Malam Sentiling, sebagai peringatan dan penanda 100 tahun Koloniale Tentoonstelling 1914, dan diselenggarakan pada 20 s.d. 21 September 2014. Nah, apa saja acara dalam Pasar Malam Sentiling 2014? Simak!

1. Grafik Historis, yaitu informasi tentang NILAI dan MANFAAT Semarang sebagai salah satu titik penting di dunia pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Disajikan secara informatif, mendidik, kreatif dan “research based“.

2. Pasar Malam, berisi aneka kekhasan kebudayaan Semarang tempo doeloe; seperti kuliner, pakaian, kendaraan koeno, dan berbagai kesenian.

3. Musik Tempo Doeloe dan Kini, antara lain oleh Nita Aartsen yang akan menyajikan kolaborasi jazz & kendang sunda, Jazzngisorringin dan rekan, Gambang Semarang dan rekan, Keroncong Karimoeni dan rekan, Gamelan Supra dan rekan, dll.

4. De Tentoonstelling De Vrouw – Exhibition The Women – Pameran Perempuan Kuno, Kini dan Nanti. Adalah upaya memaknai perempuan yg bekerja dg berbagai aktivitasnya. Dulu digagas oleh gerakan feminis di Belanda dan dipamerkan pula dalam Tentoonstelling di Semarang tahun 1914. De Vrouw kali ini akan memaknai: RA Kartini, Elen Van Oss (cicit aktivis De Vrouw), Ny. Meneer, Sri Mulyani (World Bank), NH Dini, Retno Marsudi (Dubes RI untuk Belanda), Anne Avantie, dll. Kurator oleh Bambang Toko, Fasilitasi oleh Gallery Semarang.

5. Pameran Perkeretaapian dan Perang dlm kurun waktu th 1942 – 1945. Untuk mewadahi keinginan publik melihat Semarang dari sisi transportasi modern kereta api yg diawali pada akhir abad XIX. Diselenggarakan bersama PT. KAI dan Bronbeek Museum Defensie, Arnhem, Belanda.

6. Sang Maestro. Berbagai acara kesenian dari Sanggar Raden Saleh sebagai bentuk penghargaan atas kebesaran namanya, sekaligus menutup tahun ke-200 pelukis Raden Saleh. Dimeriahkan dengan acara yang selaras seperti: fotografi, flashmob, sketsa. Bersama pameran ini akan hadir sosok Herman Thomas Karsten yang pada tahun ini genap 100 tahun kedatangannya di Semarang sebagai arsitek, urban planner dan penasehat tata kota.

7. Kafe dan Kopi. Sebagai media ajang bisnis yang dikemas dalam suasana yang pas dengan karakter sebuah tujuan wisata di area bersejarah. Sekaligus sebagai contoh bahwa bangunan dan lingkungan lama jauh lebih potensial karena keunikannya dan tidak ada duanya.

8. Jalan-jalan dan Tour Kota Lama Semarang. Semacam heritage trail, dilakukan secara kreatif, khususnya untuk orang muda supaya mengenali kotanya dan bisa memahami perkembangan. Ada kendaraan kuno yang bisa dipakai pengunjung untuk keliling Kota Lama lho….

9. Workshop dan International Seminar ke-3 tentang pengelolaan Kawasan Kota Lama Semarang dengan tema SOSIAL dan MANAJEMEN. Nara sumber & fasilitator internasional yg akan berkontribusi adalah Steef Buijs (urban planner, kali ke-3 menjadi nara sumber dan fasilitator acara ini), dan Prof.Emr. Dr. Ir. Bart Schultz (water management, Universitas Unesco IHE).

10. Semarang, I’m Yours. Acara penutup yang menegaskan bahwa hanya dengan bekerja bersama dengan arah yang jelas maka harapan ke depan Kota Lama yang kita idam-idamkan akan terwujud. Maka acara sepanjang festival akan dibalut dengan spirit bahwa, saya adalah kamu dan kamu adalah saya. Satu dalam bekerja bersama.

Untuk informasi yang lebih lengkap, bisa tengok di laman Facebook Pasar Malam Sentiling 2014 atau akun Twitter @sentiling2014. (mam)