Takut Diamuk Massa, Pembunuh Ririn 12 Jam Bersembunyi di Gorong-gorong

Di dalam gorong-gorong inilah Icuk bersembunyi dari amukan massa. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Di dalam gorong-gorong inilah Icuk bersembunyi dari amukan massa. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Sukowati alias Icuk (24), pelaku pembunuhan seorang PSK bernama Ririn (17) warga Kopeng, Salatiga, mengaku nekat bersembunyi di dalam gorong-gorong sebelum akhirnya ditangkap oleh petugas kepolisian. Ia hampir 12 jam bersembunyi didalam gorong-gorong di dekat lokasi kejadian Jalan Argorejo Gg 1 No 27 tersebut guna menghindari amukan warga.

“Usai kejadian saya lari ke arah makam, terus mumpet di dalam gorong-gorong,” ucap Icuk di Mapolrestabes Semarang, Rabu (11/2).

Bahkan, di dalam gorong-gorong, warga Parakan, Temanggung tersebut sempat meminta bantuan temannya dengan mengirimkan pesan singkat melalui ponsel. “Saya tidak tahu kalau Ririn meninggal, saya SMS teman saya suruh ambil motor,” imbuh pria mantan pembuat keranjang tembakau tersebut.

Sementara, guna menangkap pelaku tersebut, petugas Polrestabes Semarang menerjunkan seekor anjing pelacak guna mengendus jejak pelaku. “Ia ditangkap saat bersembunyi di gorong-gorong dekat lokasi kejadian. Sebelumnya kami juga sudah memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah TKP,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Nur Komsana alias Ririn (17) tewas setelah dianiaya oleh seorang pria yang tak lain adalah kekasihnya pada Selasa (10/2) dinihari di sebuah rumah kompleks lokalisasi Sunan Kuning Semarang.

PSK yang tengah hamil 3 bulan tersebut  tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit Tugurejo Semarang. Dari hasil otopsi, korban tewas akibat patahnya beberapa tulang rusuk yang langsung menembus ke jantung. (yas)