Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Takut Dikeroyok, Oknum Polisi Hajar Penjaga Galian C di Kendal

Takut Dikeroyok, Oknum Polisi Hajar Penjaga Galian C di Kendal

METROSEMARANG.COM – Seorang anggota Satuan Sabhara Polrestabes Semarang dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap penjaga galian C di Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kendal Selasa (22/11) sore. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di kepala dan harus menjalani perawatan di RS Soewondo Kendal.

Korban penganiayaan oknum polisi masih menjalani perawatan di rumah sakit. Foto: metrojateng.com
Korban penganiayaan oknum polisi masih menjalani perawatan di rumah sakit. Foto: metrojateng.com

Anggota polisi dari Satuan Sabhara Polrestabes Semarang, Bripka AS warga   Kembangarum, Semarang Barat, menjalani pemeriksaan Provos Polres Kendal di Mapolsek Kaliwungu. Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap Dwi Priyanto warga Candisari Semarang, yang bertugas sebagai penjaga galian C di Desa Nolokerto Kaliwungu.

Menurut keterangan korban, saat itu ia sedang menjaga portal galian C milik Didik di Dusun Mangir bersama dua orang temannya. Kemudian pelaku yang naik mobil sedan warna hijau muda membuka portal hendak masuk ke komplek galian C.

Sempat terjadi adu mulut dan pelaku mengambil kayu di sekitar lokasi serta memukul korban berkali-kali. Dua rekan korban tidak berani melawan dan kabur sementara pelaku dengan membabi buta memukul korban hingga babak belur.

Korban yang berusaha bangkit masih dipukuli pelaku namun ditangkis dengan lengan tangannya hingga kayu tersebut patah. “Kayu patah dan tangan saya sampai memar bengkak seperti ini,” tutur korban sembari menunjukkan bekas luka di lengan tangan kirinya.

Sementara pelaku penganiayaan mengatakan, ia datang ke lokasi galian C dan kaget portal ditutup. Saat bermaksud membuka, korban dan temannya hendak mengeroyok.

“Jadi saya tiba ke sana dengan maksud baik-baik, saya minta agar portal dibukakan. Tapi ternyata tidak dibukakan, malah ketiga orang itu mendekat ke saya dari sisi samping, depan dan belakang,” aku Bripka AS.

Pelaku masih menjalani pemeriksaan Provos Polres Kendal, untuk pengusutan lebih lanjut. Sementara di lokasi kejadian sejumlah angggota sebuah ormas nampak berjaga-jaga. (metrojateng.com/MJ-01)