Home > Berita Pilihan > Taman KB bakal Direvitalisasi dengan Desain Futuristik

Taman KB bakal Direvitalisasi dengan Desain Futuristik

METROSEMARANG.COM – Upaya Pemerintah Kota Semarang yang gencar memperbanyak dan merevitalisasi taman mendapat dukungan pihak swasta. Salah satunya revitalisasi Taman KB (Keluarga Berencana) di Jalan Menteri Supeno, mendapat bantuan CSR (corporate social responsibility) dari Djarum Fondation.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama pihak dari Djarum Foundation saat gorundbreaking Taman Indonesia Kaya, Rabu (1/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Taman KB pun nantinya akan diubah nama menjadi Taman Indonesia Kaya. Dengan nama yang lebih menasional, taman seluas 5.000 m2 ini mampu menampung sekitar 1.100 orang. Dekorasi taman akan lebih futuristik. Serta lebih hijau dengan penanaman beberapa jenis tanaman dan pohon di area itu.

‘’Kami tentu sangat mengapresiasi bantuan dari pihak swasta, dan berharap ada banyak lagi swasta yang membantu pemerintah membuat ruang terbuka hijau,’’ kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dalam acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Taman Indonesia Kaya, Rabu (1/11).

Desain Taman Indonesia Kaya juga akan ada sebuah panggung outdoor. Yang dapat dipakai sebagai lokasi para seniman menunjukkan karyanya. Sementara patung Ibu dengan dua anak yang selama ini menjadi ikon Taman KB, tidak akan digusur dan justeru ditata agar lebih menyesuaikan.

Hendi, sapaan akrab walikota Semarang menyebutkan, taman baru ini sesuai rencana untuk mendukung eksistensi para seniman di Kota Lumpia. Tak hanya futuristik, ia berjanji akan membuatkan agenda rutin yang menggandeng seniman di Taman Indonesia Kaya.

‘’Nanti kalau sudah jadi, tentu kami akan ajak diskusi para seniman di Semarang untuk membuat acara rutin, kalau bisa seminggu sekali, tapi realistisnya bisa sebulan sekali,’’ ujar Hendi.

Pembangunan taman ini, ditegaskan merupakan bukti dukungan pemerintah yang selama ini memperhatikan seniman di Semarang. Lokasinya representatif dan sejuk karena akan banyak pohon hijau royo-royo. (duh)