Home > METRO BERITA > Tanpa Sosialisasi, Jalan Veteran dan Menteri Supeno Tiba-tiba Jadi Searah

Tanpa Sosialisasi, Jalan Veteran dan Menteri Supeno Tiba-tiba Jadi Searah

METROSEMARANG.COM – Tanpa melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat, Dinas Perhubungan Kota Semarang, hari ini Senin (16/1), tiba-tiba menerapkan jalur searah di sepanjang  Jalan Veteran dan Jalan Menteri Supeno.

Jalan Veteran mulai diterapkan jalur searah, Senin (16/1). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Kebijakan ini tentunya membuat sejumlah pengendara motor maupun pengemudi mobil kebingungan. Bahkan, metrosemarang.com memantau pada pagi hingga siang ini banyak pemotor yang nekat menerobos jalur searah di Jalan Veteran.

“Dilarang lewat situ, Pak,” teriak Amin Amrullah, petugas Dinas Perhubungan saat menghalau para pemotor yang menerobos arah barat Jalan Veteran.

Pemberlakuan jalan searah ini membuat para pengguna jalan tidak boleh lagi melewati arah barat menuju Polda Jateng. Pengguna jalan mulai hari ini hanya boleh melintasi satu lajur dari arah Polda Jateng menuju RSUP Dr Kariadi.

Brigadir Khoirul, anggota Satlantas Polrestabes Semarang yang berjaga di simpang empat Jalan Veteran, mengatakan pemberlakuan jalan searah tersebut yang baru diterapkan pada hari ini memang belum terlalu efektif.

Ia mengakui masih banyak pemotor yang menerobos jalur searah meski telah dihadang oleh polisi. “Masih banyak yang belum tahu soal aturan ini, tapi kita mulai hari ini akan gencar menyosialisasikan kepada para pengguna jalan,” terangnya.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Penerapan jalur searah di Veteran berlaku 24 jam nonstop. Pihaknya akan bergantian memperketat penjagaan di lokasi itu bersama petugas Dinas Perhubungan.

Sementara aturan jalur searah di Jalan Menteri Supeno justru banyak dilanggar oleh pengguna jalan. Para pelanggar kebanyakan melewati jalan kampung lalu melaju ke arah barat.

Sri Nurhayati salah satunya. Warga Kampung Gergaji itu mengaku tak tahu bila hari ini Jalan Menteri Supeno sudah jadi searah. “Saya bingung kenapa sekarang dijadikan searah, berarti saya kalau pulang mutarnya lebih jauh lagi,” keluhnya.

Di Jalan Menteri Supeno, jalur searah diterapkan dari arah barat menuju timur, atau kearah Taman KB. Sebelumnya, di Taman KB juga diberlakukan lajur searah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pemberitahuan resmi dari pihak Dinas Perhubungan ihwal penerapan dua jalur searah tersebut. (far)