Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Targetkan Habis di Akhir Tahun, Sentraland Semarang Genjot Penjualan

Targetkan Habis di Akhir Tahun, Sentraland Semarang Genjot Penjualan

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Sentraland Semarang, sebuah mixed use building yang terdiri dari apartemen, kondotel, perkantoran dan dilengkapi dengan sarana komersial ditargetkan rampung pada akhir tahun 2016. Meski pembangunan sudah 81 persen dan sudah dipesan beberapa pembeli, pengelola masih akan berusaha menggenjot penjualan unitnya.

Project Director Sentraland Semarang, Jonni Sudana Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Project Director Sentraland Semarang, Jonni Sudana
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Idealnya jika bangunan sudah jadi 81 persen, maka penjualan sekarang seharusnya juga mencapai angka 71 persen tapi dengan penjualan sekarang yang diraih, kami yakin masih dalam jalur yang benar,” kata Project Director Sentraland Semarang, Jonni Sudana, Senin (22/8).

Dia menjelaskan untuk apartemen yang sudah berhasil dijual adalah sejumlah 240 unit dari total 355 unit. Sedangkan kondotel yang berhasil dijual saat ini mencapai 34 unit dari total 167 unit. Untuk kantor yang ukurannya bervariasi, sudah terjual empat unit dari total 20 unit kantor.

Untuk menggenjot penjualan, dirinya mengatakan memaksimalkan penjualan block sell di sektor produktif. Banyak di antara investor luar kota yang sudah tertarik membeli blok-blok tersebut.

Semenatara itu, Direktur Utama PT Propernas, Chavidz Ma’ruf mengatakan, Sentraland Semarang merupakan wujud nyata PT Propernas Griya Utama untuk menyokong pembangunan Kota Semarang dan sekitarnya. “Pembangunan Sentraland tidak lepas dari komitmen Perumnas dalam mewujudkan misi sebagai pengembang yang terpercaya di Indonesia,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pembangunan Sentraland Semarang telah menggunakan standar baru, yaitu 2012 dimana kemanan lebih terjamin. Hal itu dikatakannya bisa terlihat dari pilar penyokong yang besar yang kokoh dan tembok yang lebih tebal walaupun dengan konsekuensi menambah biaya dalam pembangunan.

Untuk harga apartemen di Sentraland, dibaderol dengan harga Rp 700 juta hingga Rp 1,4 Miliar. Unit Kondotel dijual dengan harga Rp 1,4 hingga 1,6. Sedangkan untuk kantor dijual dengan harga Rp 29 juta per meter persegi. (ade)