Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Tawuran di Kendal, Lima Orang Kena Bacok

Tawuran di Kendal, Lima Orang Kena Bacok

Salah seorang korban pembacokan sedang dirawat di rumah sakit (foto: Metro)
Salah seorang korban pembacokan sedang dirawat di rumah sakit (foto: Metro)

KENDAL – Tawuran antar geng motor terjadi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Weleri dan Desa Bulak Rowosari mengakibatkan lima orang mengalami luka bacok. Polisi masih memburu pelaku pembacokan, sementara tiga korban masih dirawat di rumah sakit, sedangkan dua lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Tawuran pertama terjadi di RTH Weleri Kendal antara dua kelompok pemuda yang sedang berkumpul. Tawuran ini mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok, sementara pelaku tawuran yang berjumlah lebih dari 20 orang kabur melarikan diri setelah dilerai warga.

Sementara di lokasi lainnya di hari yang sama, satu orang juga terkena sabetan senjata tajam. Penganiayaan yang terjadi di Desa Sambongsari, Weleri ini, diduga akibat salah paham. Sedangkan tawuran yang ketiga terjadi di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok.

Korban yang masih dirawat di RSI Weleri Kendal yakni,  Betran Alvian Novanto warga Ngawensari, Kecamaan Ringinarum dan  Andi Wahyudin warga Kebonsari, Kecamatan Rowsari. Satu korban dirawat di Rumah Sakit Baitul Hikmah atas nama Teguh warga Kebonsari, Rowosari.

Dua orang sudah diperbolehkan pulang yakni, Didik warga Ngawensari dan Toriq warga Karangdowo. Saksi di lokasi kejadian mengatakan, dua kelompok terlibat aksi saling jotos. Warga melihat dua orang tergeletak dikeroyok puluhan pemuda kemudian dilerai. Dua kelompok lainnya kabur mengendarai sepeda motor.

“Saya lihat ada dua kelompok saling pukul, dan satu orang tergeletak dikeroyok. Terus saya lerai mereka kabur semua,” kata Karyono, saksi kepada wartawan.

Sementara itu menurut kakak korban, adiknya dikeroyok kelompok pemuda saat sedang nongkrong di RTH Weleri. Adiknya yang pulang dari Jakarta tidak mengenal pelaku pembacokan.

“Adik saya dan temannya Didik habis pulang melihat konser reggae, tiba di taman kota Weleri dihadang pemuda dan dikeroyok,” ujar Anton Budi Setiawan, kakak Betran.

Sementara korban pembacokan di lokasi lainnya, Andi Wahyudin mengatakan saat sedang melintas di Desa Bulak, Rowosari, dihadang kelompok pemuda dan terlibat adu mulut. Korban kemudian dikeroyok dan dibacok hingga tidak sadarkan diri.

“Saya sedang lewat tiba-tiba dihadang dan langsung dipukul,” ujar Andi Wahyudin, korban pembacokan.

Tiga kasus tawuran di lokasi berbeda ini masih dalam penanganan polisi dari Polsek Weleri dan Polsek Rowosari. Pelaku tawuran yang sudah diketahui identitasnya masih diburu polisi. (MS-05)