Home > METRO BERITA > Telan Rp 1 Miliar, Proyek Rumah Apung Tambaklorok Segera Beroperasi

Telan Rp 1 Miliar, Proyek Rumah Apung Tambaklorok Segera Beroperasi

METROSEMARANG.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia memastikan proyek percontohan rumah apung di kawasan Tambaklorok Semarang selesai bulan Oktober 2016 mendatang.

Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Rumah apung seluas 150 meter persegi dua lantai tersebut rencananya akan digunakan untuk balai pertemuan warga.

“Proyek ini bersamaan dengan Cilacap, Bandung, dan Bali. Namun untuk rumah apung baru di Semarang. Diperkirakan rampung Oktober nanti,” kata Ketua Tim Riset Sistem Modular Wahana Apung dan Penerapan Teknologi Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dimas Hastama Nugraha, Senin (29/8).

Baca Juga: 

Menurutnya, selama lima tahun terakhir kawasan Tambaklorok menghabiskan kurang lebih Rp 240 miliar hanya untuk menguruk atau mempertinggi tanah. Oleh sebab itu, rumah apung dinilai lebih efisien dan tepat karena mampu mengikuti ketinggian air.

“Pembangunan rumah apung untuk balai pertemuan ini sekitar 1 miliar,” imbuh Dimas.

Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik proyek rumah apung tersebut. Jika dirasa tepat, pihaknya juga  akan meminta kepada Kementerian PUPR dan mengalokasikan anggaran APBD Kota Semarang untuk pembuatan rumah apung.

“Nanti bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi persoalan kumuh dan rob di wilayah sini,” tandasnya. (yas)