Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Terduga Teroris Kendal Ditangkap Densus 88 saat Antar Anak Pijat

Terduga Teroris Kendal Ditangkap Densus 88 saat Antar Anak Pijat

METROSEMARANG.COM – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menggelar operasi penangkapan di Dusun Trondol Desa Tratemulyo Kecamatan Weleri, Senin (10/4) pagi. Seorang pria yang diduga terlibat jaringan teroris disergap saat berada di depan rumah pijat.

Lokasi penangkapan terduga teroris di Rowosari Kendal. Foto: metrojateng.com

Terduga teroris ini diketahui bernama Irsyad alias Syeh, warga Dukuh Balong Desa Randusari Kecamatan Rowosari Kendal. Dia ditangkap saat mengantar anaknya bungsunya pijat di rumah tersebut.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi penangkapan mengatakan ada dua mobil yang berhenti di depan rumah pijat milik Mawarni. “Sejumlah orang turun dari dalam mobil dengan membawa senjata laras panjang langsung menangkap seorang laki-laki,” kata Siti Nuriyah warga Dusun Trondol.

“Tidak ada perlawanan sementara istrinya hanya terdiam sambil menggendong anaknya yang masih kecil,” imbuhnya.

Sementara itu Kadus Balong, Kuncoro membenarkan warganya diamankan Densus 88 anti teror. Sebagai kepala dukuh sekaligus tetangga, Kuncoro mengaku tidak menyangka jika irsyad ada dugaan terlibat dalam jaringan teroris, sebab keseharian tidak menunjukkan aktivitas yang mencurigakan.

Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah membenarkan ada penangkapan terduga teroris di Rowosari. “Memang benar penangkapan dilakukan oleh densus 88 Mabes Polri terhadap terduga teroris atas nama Irsyad alias Syeh, Polres Kendal hanya membackup,” ujarnya.

Walau demikian, Firman menegaskan bahwa  penangkapan tersebut tidak ada kaitan dengan pengiriman uang kepada ustad  lukman yang digunakan untuk pembelian logistik teroris Santoso di Poso seperti informasi yang diperoleh.

Dia juga tidak bisa memastikan apakah penangkapan Irsyad yang bekerja sebagai penjual air minum isi ulang terkait dengan jaringan teroris yang beberapa lalu ditembak di Tuban.

Sementara itu rumah Irsyad di Dukuh Balong Desa Randusari Rowosari nampak tertutup dan sepi. Hanya ada keponakan Irsyad yang duduk di depan rumah dan mengaku menunggu perkembangan. (metrojateng.com/MJ-01)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link