Home > Berita Pilihan > Terjadi 24 Pohon Tumbang di Semarang, Hendi Minta Dinas Terus Lakukan Pengawasan

Terjadi 24 Pohon Tumbang di Semarang, Hendi Minta Dinas Terus Lakukan Pengawasan

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 24 kejadian pohon tumbang terjadi di Kota Semarang sejak Senin (6/2) malam hingga hari ini. Diakibatkan oleh adanya angin kencang dan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota Jawa Tengah ini.

Pohon tumbang menimpa warung makan di Bendan Dhuwur Sampangan, Selasa (7/2) siang. Selama sehari terakhir tercatat 24 pohon tumbang di Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Pemerintah Kota Semarang melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman pun langsung melakukan screening pohon di sejumlah ruas jalan, Selasa (7/2).

Pohon tumbang tersebut terjadi di antaranya di daerah Ngaliyan, Hanoman, Arteri, Gajahmungkur, Trangkil, Gunungpati, Erlangga, Kampung Kali, Ki Mangun Sarkoro, Citanduy dan lokasi lainnya.

Kepala Bidang  Pertamanan dan Pemakaman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang Jaiz Suyono menyebutkan bahwa dari 24 kejadian, Pemerintah Kota Semarang sudah melakukan evakuasi pohon yang tumbang di 17 titik.  Di antaranya di  Kampung Kali, Ki Mangun Sarkoro, Citanduy, Erlangga Barat, Trangkil, Ngaliyan, dan Hanoman.

“Kami telah melakukan screening pohon untuk melakukan perempelan jika ada yang dirasa patah atau tumbang sejak seminggu yang lalu. Dari kejadian pohon tumbang sejauh ini tidak ada korban jiwa, hanya ada satu mobil tertimpa ranting di Jalan Ki Mangun Sarkoro yang mengakibatkan kaca sebelah kanan pecah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kemungkinan ke depan Pemkot Semarang akan mengganti jenis pohon yang lebih kuat, dimana saat ini pemilihan jenis pohon tersebut sedang dalam kajian.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, meminta dinas terkait dan juga camat untuk terus meningkatkan koordinasi serta melakukan pengawasan, mengingat dalam beberapa waktu ke depan, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang masih akan terjadi. “Terus waspada dan lakukan pengecekan khususnya terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang serta pantau melalui CCTV yang dimiliki Pemkot,” ujarnya.

Selain itu pihaknya meminta masyarakat aktif melaporkan bila ada pohon yang kondisinya membahayakan melalui sistem pelaporan “Lapor Hendi” baik melalui sms ke 1708 dengan format LaporHendi [spasi] aduan, atau melalui twitter dengan tagar #laporhendi atau website www.lapor.go.id. (duh)