Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Terjerat Korupsi, Ketua KONI Pekalongan Dituntut Penjara 5 Tahun

Terjerat Korupsi, Ketua KONI Pekalongan Dituntut Penjara 5 Tahun

METROSEMARANG.COM – Ketua KONI Kota Pekalongan Ricsa Mangkulla syok saat jaksa penuntut umum (JPU) di Tipikor Semarang menuntutnya dengan hukuman penjara lima tahun, ditambah membayar denda Rp 200 juta dan subsider 3 bulan.

Ilustrasi
Ilustrasi

JPU di Tipikor Semarang, Putri Ayu mengatakan ganjaran hukuman itu akibat perbuatan terdakwa yang melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang No.31/1999 sebagaimana telah diubah UU No.20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Unsur melawan hukum terdakwa terpenuhi dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain, sehingga menimbulkan kerugian negara,” tegas Putri di muka sidang, Rabu (7/9).

Ia melanjutkan bahwa terdakwa kini juga terancam mengembalikan duit pengganti senilai Rp 427 juta subsider 1 tahun penjara.

Di tempat yang sama usai menjalani sidang tuntutannya, Ricsa menyatakan suntikan dana hibah KONI senilai Rp 1,85 miliar sebenarnya dicairkan tiga kali. Semuanya, ia mengklaim untuk membeli mobil di dealer.

“Bagaimana mungkin digunakan terdakwa. Semua untuk KONI, tidak satu pun tidak terdakwa,” kelit Arif NS yang menjadi penasihat hukum terdakwa.

Bahkan, saat kliennya membeli sebuah mobil Isuzu Elf seharga Rp 210 juta dan karoseri mobil Elf seharga Rp 145 juta, sudah diatur dalam perjanjian NPHD secara umum untuk fasilitas umum. “Apa yang melawan hukum. Semuanya sesuai peruntukannya. Bagaimana bertentangan dengan aturan,” akunya.

Dalam pledoi Rabu pekan depan, ia akan membeberkan semua keterangan saksi ahli soal administrasi dan ranah pidana. (far)