Home > METRO BERITA > Terlibat Narkoba, Empat Polisi Semarang Segera Jalani Sidang Kode Etik

Terlibat Narkoba, Empat Polisi Semarang Segera Jalani Sidang Kode Etik

METROSEMARANG.COM – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Semarang akan segera menggelar sidang disiplin kepada para oknum polisi yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka yang terbukti bersalah terancam hukuman berat hingga pemecatan.

Ilustrasi. Polisi menunjukkan barang bukti ribuan pil koplo yang diamankan dari seorang pengedar pada akhir 2015. Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi. Polisi menunjukkan barang bukti ribuan pil koplo yang diamankan dari seorang pengedar pada akhir 2015. Foto: metrosemarang.com/dok

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Propam Polrestabes Semarang, Kompol I Ketut Rahman, Senin (1/8) di Mapolrestabes Semarang. “Mereka disidang disiplin, kan pecandu. Sekarang sedang persiapan gelar sidangnya,” ungkap Ketut.

Polisi yang akan disidang adalah dua anggota dari Polsek Gunungpati yakni Galit dan Ridho. Dua polisi tersebut terbukti positif narkoba setelah dilakukan tes urin pada pertengahan Juli kemarin. Ia melanjutkan, akan melakukan sidang kode etik oleh Komite Kode Etik Kepolisian (KKIP) bagi polisi yang terbukti membawa narkoba.

“Sidangnya nanti masih menunggu inkrahct¬† (berkekuatan hukum tetap), sekarang mereka masih ditangani narkoba (Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang),” lanjutnya.

Sampai saat ini, ada dua polisi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. Pertama adalah Bripka Slamet Riyanto, anggota Unit Pengendali Massa (Dalmas) Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polrestabes Semarang dengan bukti 6 paket sabu klip kecil, dan Bripka Adnan, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Banyumanik Semarang dengan bukti 5 butir pil ekstasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Budi Haryanto, menegaskan sanksi terberat bagi pelanggaran kode etik adalah pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pecat. “Akan direhabilitasi, bagi pecandu,” katanya. (din)