Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Terobsesi Iklan Sabun, Buruh Bangunan Rekam Cewek Tetangga Mandi

Terobsesi Iklan Sabun, Buruh Bangunan Rekam Cewek Tetangga Mandi

ngintip kendal

KENDAL – Hati-hati memanfaatkan kecanggihan teknologi. Muhamid, sudah kena batunya lantaran sembarangan menggunakan telepon selulernya untuk merekam tetangganya sendiri. Warga Kandangan, Temanggung itu akhirnya harus meringkuk di balik jeruji besi.

Pelaku yang berprofesi sebagai tukang batu itu nekat merekam seorang cewek yang sedang mandi. Perbuatan tersebut dilakukan karena Muhamid terobsesi dengan kemolekan tubuh perempuan yang tinggal berdekatan dengan rumah kosnya di Desa Limbangan, Kendal.

“Hanya iseng kok dan bukan untuk disebarkan, hanya untuk koleksi sendiri,” tutur Muhamid saat ditemui di Mapolres Kendal, Jumat (5/12).

Aksi pertamanya berjalan mulus. Dia sukses mengintip kemolekan tubuh tetangganya melalui celah tembok. Namun, saat itu dia tidak sempat merekam adegan memesona tersebut.

Muhamid pun kembali merancang skenario ‘syuting’ layaknya pembuatan iklan sabun mandi. Saat terdengar bunyi guyuran air di kamar mandi tetangganya, dirinya bergegas menuju sasaran, lengkap dengan ponsel di tangan.

Sayang, kali ini dia dipergoki ‘modelnya. Korban pun langsung menangkap Muhamid. Awalnya pelaku mengelak tidak merekam. Namun, saat diperiksa telepon genggamnya, pelaku tidak bisa mengelak dan digelandang ke kantor polisi terdekat.

Kasat Reskrim Polres Kendal, Iptu Fiernando Ardiansyah menjelaskan tersangka merekam dengan video untuk konsumsi pribadi. “Modusnya dengan merekam korban sedang mandi dari celah diatas pintu kamar mandi. Namun korban melihatnya dan menangkap pelaku lalu diserahkan ke polisi,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Polisi mengamankan barang bukti sebuah ponsel merk Mito dan satu memori card yang berisi rekaman korban sedang mandi berdurasi 45 detik. (MJ-01)

 

 

 

 

1 Komentar

  1. wah jan kakeane tenan cah iki..