Home > METRO BERITA > Terungkap, Seperti Ini Detik-detik Pembunuhan Driver Gojek Semarang

Terungkap, Seperti Ini Detik-detik Pembunuhan Driver Gojek Semarang

METROSEMARANG.COM – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan driver ojek online Gojek Adi Firmanto (35) warga Ngesrep Barat, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.┬áRekonstruksi dilakukan di Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara atau persisnya di dekat Gereja Hati Kudus, Kamis (11/8).

Rekonstruksi pembunuhan driver Gojek, Kamis (11/8). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Rekonstruksi pembunuhan driver Gojek, Kamis (11/8). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Dalam rekonstruksi tersebut, Wahyudin Anggara (19) warga Cakung Jakarta Timur melakukan reka ulang sebanyak 9 adegan mulai dari ia memesan ojek hingga meninggalkan korban dalam keadaan penuh luka tusukan.

Terungkap bahwa pada Sabtu (9/7) dinihari, tersangka melakukan pemesanan jasa ojek online dari daerah Jalan Sirojudin Tembalang dengan tujuan Jalan Brotojoyo Semarang. Tersangka dijemput di lokasi pemesanan sekitar pukul 03.30 dan langsung berjalan menuju tempat tujuan.

Dalam reka ulang, usai melakukan pembayaran sebesar Rp 32.000,-, tersangka menggorok leher korban dari belakang menggunakan pisau belati sepanjang 25 centimeter yang ia simpan di pinggang sebelah kiri. Setelah digorok, korban sempat memberi perlawanan kepada tersangka dengan mencekik leher.

Namun, korban ditusuk hingga 6 kali hingga tersungkur tak berdaya. Tersangka kemudian meninggalkan korban dan membawa sepeda motor korban. Sebelum pergi, pisau yang ia pakai untuk membunuh korban dibuang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Djoko Julianto menerangkan, reka ulang kasus pembunuhan pengemudi ojek online Gojek dilakukan untuk melengkapi berkas sebelum diajukan ke kejaksaan.

“Ini merupakan bagian dari proses penyelidikan, harus dilakukan di lokasi langsung untuk meyakinkan jaksa penuntut umum (JPU), bahwa itu dilakukan yang bersangkutan,” jelasnya saat ditemui di Mapolrestabes Semarang. (din)