Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Tiga Menteri Dipastikan ‘Kawal’ Tour de Borobudur 2016

Tiga Menteri Dipastikan ‘Kawal’ Tour de Borobudur 2016

METROSEMARANG.COM – Tiga menteri Kabinet Kerja dipastikan ikut gowes dalam pesta bersepeda BTN Tour de Borobudur 2016. Mereka adalah Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono serta Menteri BUMN , Rini Soemarno.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo akan bersaing di kategori A BTN Tour de Borobudur 2016. Foto: metrosemarang.com/istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo akan bersaing di kategori A BTN Tour de Borobudur 2016. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Ketua Panitia BTN Tour de Borobudur 2016, Hendri Dwiyanto mengatakan dari lima menteri yang diundang baru tiga menteri tersebut yang sudah memastikan diri untuk ikut, sementara dua menteri lain berhalangan ikut karena ada kegiatan. Ketiganya tercatat sebagai peserta kategori C yang akan menempuh jalur dari Banaran Cafe Ambarawa, Kabupaten Semarang hingga Candi Borobudur Magelang.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak bisa hadir, sementara pak Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olahraga) juga belum confirm,” kata dia Rabu (16/11).

Dikatakan Hendri, selain para menteri, Tour De Borobudur kali ini juga akan melibatkan sejumlah atlet sepeda nasional serta peserta dari luar negeri. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, adanya penambahan kategori kelas profesional dengan rute sejauh 275 km ternyata mampu menarik para pecinta sepeda dari mancanegara.

“Gubernur Jawa Tengah, Pak Ganjar Pranowo bahkan ikut kategori A dengan rute terjauh 275 kilometer. Sejauh ini total ada 2.300 peserta,” tambah Hendri.

BTN Tour de Borobudur XVI yang digelar 18 November mendatang akan melombakan tiga kategori, yakni kategori A dengan jarak tempuh 275 Km, kategori B 75 Km serta kategori C 15 Km.

Untuk kategori A menempuh rute Semarang – Rawa Pening – Boyolali – Prambanan – Solo – Salatiga – Kopeng – Magelang. Pada kategori B merupakan acara rutin Samba yang menempuh jarak 75 Km.

Hendri berharap, Tour de Borobudur kali ini bisa sejalan dengan misi Pemerintah Jawa Tengah yang ingin mengembangkan pariwisata melalui olahraga. (sap)