Home > METRO BERITA > Tilep Aspal, Kepala Terminal Dilaporkan ke Polisi

Tilep Aspal, Kepala Terminal Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Diduga melakukan penyimpangan, seorang Kepala Terminal Aspal Curah PT Jumbo Jade Cabang Semarang di Jalan Deli No 8, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dilaporkan ke Mapolrestabes Semarang.

Menurut pelapor, terlapor yang diketahui berinisial TW tersebut  telah nekat menyelewengkan aspal hingga membuat perusahaan  mengalami kerugian aspal sebanyak 127,430 metrik ton. Hal itu berdasarkan perhitungan Bill of Leading (BL), atau bukti pengiriman barang melalui laut.

Pelapor, yakni Ferry Agustaf C (42), Manager Operasional dan IT PT Jumbo Jade, warga Kompleks BUMN Bosowa Indah Blok N 10 RT 6 RW 22, Gunungsari, Rappocini, Kota Makassar, selaku perwakilan pihak perusahaan. “Dugaan penyelewengan aspal ini diketahui sejak bulan Januari sampai Desember 2014,” beber Ferry kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Terbongkarnya jumlah kerugian diketahui setelah pihak perusahaan menerjunkan tim audit internal. Hasil audit diketahui, dalam kurun waktu tanggal 5 -11 Februari 2015, terlapor diduga melakukan penyimpangan aspal. “Sehingga pihak perusahaan mengalami kerugian aspal sebanyak 127,430 metrik ton. Jumlah kerugian tersebut berdasarkan perhitungan BL (Bill of Leading, Red),” imbuh dia.

Merasa dirugikan, dengan nomor laporan  LP/B/172/II/2015/Jateng/Restabes pihak perusahaan pun meminta pertanggungjawaban kepada terlapor melalui jalur hukum. Terlapor dilaporkan berdasarkan Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan dalam jabatan dengan diancam hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun. (yas)