Home > METRO BERITA > Tingkatkan Ketakwaan, Ratusan Mualaf Dapat Seperangkat Alat Salat

Tingkatkan Ketakwaan, Ratusan Mualaf Dapat Seperangkat Alat Salat

METROSEMARANG.COM – Untuk memperkuat keimanan di Bulan Suci Ramadan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang membagikan bungkusan seperangkat alat salat kepada 150 mualaf yang ada di wilayahnya. Pembagian alat salat itu diselenggarakan di Masjid Al Amanah, Jomblang, pada Rabu (14/6).

Penyerahan alat salat kepada mualaf di Semarang, Rabu (14/6). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Siti Wahida, Koordinator Penyuluh Agama Kemenag Kota Semarang mengatakan pemberian alat salat itu difasilitasi oleh pihak Yayasan Baitul Mal BRI Semarang yang peduli terhadap kelangsungan hidup para mualaf yang ada saat ini.

“Ada 150 bingkisan isinya sajadah, sarung, mukena dan Alquran yang kita bagikan untuk 150 mualaf yang datang kemari,” kata Wahida kepada metrosemarang.com.

Ia berharap di Bulan Suci Ramdan kali ini, setiap mualaf mampu menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT. Sehingga, alat salat yang diberikan dapat dipakai untuk menunaikan ibadah salat lima waktu setiap hari.

Ia mengaku gembira dengan perkembanan mualaf yang bermunculan dua tahun belakangan ini. Menurutnya, seseorang menjadi mualaf tidak bisa dipaksakan.

Hasrat untuk masuk Islam, lanjutnya, harus atas keinginan pribadi. Karena itulah, seseorang jadi mualaf biasanya karena mendapat hidayah maupun terketuk hatinya masuk Islam lantaran ingin ikut suaminya.

Di Kota Lumpia, kata Wahida, banyak mualaf yang tinggal di Kecamatan Candisari dan Semarang Tengah. Mereka kebanyakan masih dibina oleh 16 personel mitra non PNS yang direkrut oleh Kemenag.

“Dua bulan sekali kita adakan kajian agama Islam. Untuk tahun ini, kita bahkan ingin membangun sebuah koperasi yang diperuntukan bagi mualaf. Sekarang sedang mencari dana tambahan,” katanya.

Saat mengisi waktu berbuka puasa, para mualaf disarankan rutin ikut mengaji dan memperbanyak ibadah di musala-musala dan masjid terdekat rumahnya. Ia pun mengimbau kepada umat Islam agar bahu-membahu membantu mualaf yang sedang kesusahan.

“Yang Islam perhatikanlah lingkungannya, jika ada mualaf segera tolonglah dia. Atau bisa juga diajak secara intensif mendekatkan diri ke masjid terdekat. Harapan kita setiap mualaf semakin menjadi umat yang taqwa kepada Allah SWT,” ungkap Wahida. (far)