Home > Berita Pilihan > Tolak Pembangunan Apartemen, Ribuan Warga Permata Puri Gelar Dzikir di Tengah Jalan

Tolak Pembangunan Apartemen, Ribuan Warga Permata Puri Gelar Dzikir di Tengah Jalan

METROSEMARANG.COM – Aksi pengawalan pembangunan Apartemen Payon Amartha dilakukan warga Perumahan Permata Puri, Ngaliyan dengan cara berdzikir di tengah jalan utama kawasan perumahan. Ribuan jamaah berdoa agar pengembang dibukaan pintu hatinya untuk segera melakukan rekomendasi yang tertuang dalam perizinan.

Ribuan warga Perumahan Permata Puri Ngaliyan menggelar dzikir bersama di lingkungannya, Sabtu (7/1). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Disebutkan oleh Ketua Forum RW di lingkungan Perumahan Permata Puri, Yulianto, pengembang masih belum melaksanakan amanah rekomendasi, di antaranya akses jalan yang masih mendompleng jalan perumahan.

“Yang digunakan adalah jalan yang juga merupakan halaman rumah warga Permata Puri yang terdiri dari lima RW. Padahal seharusnya pengembang menyediakan sendiri akses menuju apartemen, tetapi malah dibebankan kepada kami,” kata dia, Sabtu (7/1) petang.

Saat pembangunan selesai, dikhawatirkan ketersediaan air di wilayah Permata Puri akan terganggu. Saat ini suplai air dari PDAM dirasa masih kurang dan sebagian warga mengambil air tanah. Jika apartemen mengunakan air tanah dengan sumur bor yang lebih dalam, warga khawatir akan kehilangan sumber air.

Selain menggelar dzikir, pada momen bersamaan dibagikan pula bantuan kepada 14 panti asuhan yang berada di sekitar Semarang, guru dan warga miskin. (ade)

Tinggalkan Balasan