Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Tragisnya Jumeno Terseret Arus Sungai saat Gotong Jenazah Tetangganya

Tragisnya Jumeno Terseret Arus Sungai saat Gotong Jenazah Tetangganya

METROSEMARANG.COM – Jumeno, warga Dusun Pojok, Desa Kalirejo Grobogan benar-benar bernasib tragis, pada Rabu (8/2) kemarin. Niatnya untuk mengantar jenazah tetangganya ke liang lahat, justru berbuah petaka.

Foto: metrosemarang.com/istimewa 

Ceritanya, saat kejadian pria berusia 28 tahun itu berjalan beriringan dengan rombongan pengantar jenazah dari kampungnya menuju tempat pemakaman umum. Kebetulan lokasi makamnya berada di seberang Sungai Lusi.

Sejumlah warga melihat Jumeno tetap bertekad ikut menyeberangi sungai meski telah diperingatkan berulang kali. Nahasnya, saat menggotong keranda jenazah beramai-ramai, muka air sungai tiba-tiba meninggi dan arus sungai menjadi sangat deras.

“Saat menyeberang sungai dia sudah diingatkan warga supaya ndak ikut menyeberang, sebab dia tidak bisa berenang. Tetapi korban tetap memaksa ikut menyeberang, hingga akhirnya hanyut dikarenakan arus sungai deras” ungkap koordinator regu penyelamat Basarnas Pos SAR Jepara, Wisnu Yuas, Jumat (10/2), saat menceritakan kembali laporan dari warga setempat.

Warga dibantu regu penyelamat gabungan langsung mencari tubuh Jumeno yang hanyut terseret arus sungai. Sejak kejadian pada Rabu pukul 16.00 WIB, baru hari ini, tubuh Jumeno berhasil ditemukan oleh tim penyelamat.

Zulhawary Agustianto, Humas Basarnas Semarang akhirnya melaporkan bahwa saat ditemukan, Jumeno dinyatakan meninggal dunia. “Sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Zul.

Jumeno ternyata ditemukan sejauh 8 kilometer dari lokasi pencarian awal. Kini, korban dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan. Praktis untuk saat ini proses pencarian telah berakhir. (far)