Tumbas.in Buka Channel Offline

METROSEMARANG.COM – Startup asal Semarang, Tumbas.in membuka channel bisnis baru, yaitu O2O (online to offline) untuk masyarakat yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Tumbas.in merupakan sarana penghubung antara masyarakat dan pasar tradisional melalui aplikasi pemesanan.

Tumbas.in membuka channel bisnis baru, yaitu O2O (online to offline). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Layanan e commerce yang sudah beroperasi sejak April 2017 memiliki pengguna aktif telah mencapai ribuan. Jumlah ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan untuk sebuah startup lokal Semarang.

“Channel bisnis baru ini mampu melayani satu hingga dua RT di sekitar tempat tinggalnya dan tentunya akan sangat membantu baik berbelanja maupun yang menjadi agen kami,” ungkap CEO Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubiq, Kamis (22/2).

Hingga kini, lanjut dia, sejak Tumbas.in membuka pendaftaran keagenan telah mencapai 50 agen yang bersedia dan terus bertambah. Namun untuk tahapan validasi bisnis channel baru Tumbasin ini baru mencoba ke 15 agen yang tersebar di Kota Semarang.

Sejak peluncuran, aplikasi Tumbas.in telah melayani 3.425 transaksi dengan menghubungkan pedagang pasar tradisional. Estimasi layanan memakan waktu antar dua hingga tiga jam setelah pemesanan untuk membantu masyarakat yang ingin berbelanja. (ade)