Home > METRO BERITA > Unik! Gereja Bongsari Tampilkan Pohon Natal dari Buah-buahan

Unik! Gereja Bongsari Tampilkan Pohon Natal dari Buah-buahan

METROSEMARANG.COM – Jika umumnya Pohon Natal terbuat dari Pohon Cemara, tidak demikian dengan Gereja St. Theresia Paroki Bongsari Semarang. Panitia Natal setempat menyiapkan pohon dari aneka buah-buahan lokal. Beraneka jenis buah ditata sedemikian rupa pada rangka Pohon Natal yang berbentuk kerucut.

Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Romo Eduardus Didik Chahyono SJ menuturkan, pembuatan Pohon Natal dari buah merupakan bentuk refleksi mereka atas kelahiran Juru Selamat. Menurutnya, saat kelahiran Juru Selamat, ia juga memberikan buah sebagai rahmat dari kelahirannya.

“Kelahiran Sang Juru Selamat bernilai positif bagi kerukunan umat berbangsa bernegara,” bebernya saat ditemui metrosemarang.com, di sela-sela pembuatan Pohon Natal, Kamis (22/12) siang.

Ia juga menambahkan, warna-warni dari buah menunjukkan adanya keberagaman kehidupan bermasyarakat. Tetapi kata dia, ketika dirangkai bisa memberikan keindahan dan ada rasa yang manis dan kebaikan bagi semua.

“Ini juga bentuk keragaman dalam masyarakat bahwa meski berwarna-warni tapi jika dirangkai akan indah dan memberi kebaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Pohon Natal yang terbuat dari sepuluh jenis buah lokal seperti salak, pepaya, semangka, belimbing, tomat, nanas, buah naga, pisang, jeruk, dan apel berdiri dengan tinggi sekitar 2 meter ini rencananya akan dipasang pada 24 sampai 25 Desember. Nantinya buah-buahan yang membentuk Pohon Natal akan dibagikan secara gerebeg atau rebutan bagi jamaah gereja.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kelahiran Sang Putra itu memberikan kegembiraan bagi kira semua, semoga gizi dari buah ini bisa tumbuh dan berkembang,” pungkas Romo Eduardus. (vit)