Home > METRO BERITA > Sosialita > Uswatun Kasanah, Digoda Jadi Menantu

Uswatun Kasanah, Digoda Jadi Menantu

Uswatun Kasanah Foto: metrosemarang.com/dok pribadi
Uswatun Kasanah
Foto: metrosemarang.com/dok pribadi

 

METROSEMARANG.COM – Keinginan bekerja di perbankan sudah muncul sejak Uswatun Kasanah duduk di semester 2. Baginya, profesi sebagai marketing memiliki keunikan tersendiri dan tak semua orang bisa melakukannya.

Gadis kelahiran Kendal ini tak menyia-nyiakan waktu setelah lulus dari studi di jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang. Namun keinginannya tak semulus seperti yang dibayangkan.

Uswah, sapaan akrabnya berkali-kali gagal pada tahap tes wawancara. Setelah beberapa bulan tak ada panggilan, dia pun mencoba mengikuti acara Job Fair di Semarang.

Di situlah dewi fortuna mulai menghampirinya, beberapa hari setelah acara Job Fair dia mendapat panggilan wawancara dari salah satu bank nasional. Seminggu kemudian Uswah langsung diminta untuk mulai masuk kerja.

Awal mulai kerja pun banyak yang meremehkan. Tak sedikit yang menganggap kalau dia hanya akan bertahan satu bulan saja. Maklum, banyak pegawai marketing yang tak bertahan lama.

“Katanya banyak yang tidak kuat jadi marketing. Ada yang bilang satu sampai dua bulan keluar, mentok tiga bulan,” kata Uswah, saat ditemui baru-baru ini.

Namun semua itu tidak berlaku bagi gadis kelahiran 17 Mei 1990 tersebut. Buktinya, sudah hampir satu tahun dia bertahan dengan profesinya saat ini. “Aku bangga bisa lebih dari mereka, berarti aku lebih baik dari mereka,” ucapnya.

Baginya menjadi marketing adalah profesi yang penuh tantangan, dimana setiap hari dia harus siap bertemu dengan banyak orang. Menawarkan produk unggulan yang belum pasti langsung diterima masyarakat.

Tak jarang tanggapan kurang menyenangkan sering dia terima. Karena masih single tak jarang ada orang yang menawarkan untuk dijadikan menantu. “Sekarang sudah┬ásemakin nyaman dan senang karena bersosialisasi dengan orang banyak setiap hari. Kita jadi banyak kenal dengan pengusaha-pengusaha,” tutupnya. (CR-08)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link