Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Vava Ingin Rombak Lini Serang Bhayangkara U-21

Vava Ingin Rombak Lini Serang Bhayangkara U-21

METROSEMARANG.COM – Sukses Bhayangkara FC U-21 menjadi kampiun trofeo rupa-rupanya belum cukup memuaskan head coach Nova Arianto. Kegagalan timnya mencetak gol menjadi catatan minus eks pembesut Madiun Putra FC.

Pelatih Bhayangkara U-21 memberi instruksi kepada anak asuhnya. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Pelatih Bhayangkara U-21 memberi instruksi kepada anak asuhnya. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Bhayangkara U-21 menjadi kampiun pertandingan segitiga yang digelar di Stadion Jatidiri, Rabu (7/9) sore. Laga yang dikemas dalam format trofeo itu juga melibatkan PSIS Semarang dan Tim PON Jateng, di mana tiap tim saling bertemu dengan durasi 1×45 menit dan langsung diadakan adu penalti jika tak ada pemenang di waktu normal.

Heri Setiawan cs akhirnya berhak atas gelar juara setelah mengalahkan lawan-lawannya lewat babak tos-tosan. Pada laga pertama, Bhayangkara mengatasi PSIS dengan skor 4-3 dan menundukkan PON Jateng 5-4.

Gelar tersebut setidaknya menjadi awal yang mengesankan bagi skuat Bhayangkara muda setelah berpindah home base ke Semarang. Namun demikian, Nova Arianto masih belum puas dengan performa anak buahnya.

“Dua pertandingan tanpa mencetak gol jelas ada masalah di lini serang. Ini yang masih harus kami benahi sebelum bertemu PS TNI,” tutur suksesor Yusuf Ekodono itu.

Pria yang intim disapa Vava tersebut juga menyoroti fighting spirit anak asuhnya. “Lawan PSIS sama sekali tak ada fighting spirit dari pemain kami, tapi kemudian membaik saat lawan PON Jateng,” tukasnya.

Vava pun bakal melakukan sejumlah perombakan untuk mendongkrak performa Bhayangkara U-21. Tapi, putra sulung pelatih senior Sartono Anwar ini tak akan melakukannya secara frontal.

“Saya baru memegang tim ini. Kalau ada perombakan tentunya tidak bisa frontal. Tapi, yang pasti saya ingin cari striker lagi dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Kepindahan Bhayangkara U-21 juga mengakhiri tugas Yusuf Ekodono sebagai pelatih kepala. Legenda Persebaya Surabaya itu bakal dikembalikan perannya sebagai asisten Ibnu Graham di tim senior.

Di bawah kendali Yusuf, Bhayangkara sukses memetik satu kemenangan dan dua hasil imbang di Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Hasil tersebut mengantar Heri Setiawan cs nangkring di posisi runner up Grup 1.

Sementara, General Manager Bhayangkara FC, Irjen Condro Kirono berharap agar sukses menjuarai trofeo menjadi langkah positif untuk merebut hati warga Semarang dan Jawa Tengah. “Trofeo ini sekaligus sebagai ‘kulanuwun’ Bhayangkara FC U-21 di Semarang,” kata perwira polisi yang juga menjabat Kapolda Jawa Tengah itu.

Skuat Bhayangkara muda bakal menghadapi ujian yang sebenarnya pada Sabtu (10/9) mendatang saat mereka kedatangan PS TNI di Jatidiri. Saat ini PS TNI masih kokoh di puncak klasemen tanpa sekalipun kehilangan poin dari tiga pertandingan. (twy)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link