Home > METRO BERITA > Waduh, Asap TPA Jatibarang Bisa Hilang kalau Diguyur Hujan Seminggu

Waduh, Asap TPA Jatibarang Bisa Hilang kalau Diguyur Hujan Seminggu

Asap kebakaran TPA Jatibarang mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan yang melintas di kawasan Krapyak. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Asap kebakaran TPA Jatibarang mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan yang melintas di kawasan Krapyak. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Dampak kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang makin meluas. Asap pekat yang berbau sangat menyengat tersebut juga dirasakan ratusan siswa SD Ngaliyan 02 yang berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran. Padahal, dari peristiwa serupa yang terjadi tahun lalu, kepulan asap baru bisa hilang setelah satu minggu.

“Tahun lalu kebakarannya baru berhenti setelah diguyur hujan selama seminggu,” kata salah seorang guru SD Ngaliyan 02, Rabu (24/9).

Gangguan asap juga dirasakan warga yang berada di sekitar TPA Jatibarang. Sekadar diketahui, TPA Jatibarang berada di wilayah Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Mijen. Wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Ngaliyan dan Gunungpati. Jika kondisi ini tak segera diatasi, bisa dipastikan ada ratusan ribu jiwa yang akan terkena dampaknya.

“Baunya sangat menyengat, bikin mual. Lebih parah daripada bau sampah yang biasa tercium sampai ke permukiman warga,” tutur Agus, warga Gunungpati saat melintas di Jalan Untung Suropati.

Kebakaran di TPA Jatibarang terjadi pada Selasa (23/9) siang. Api diduga berasal dari pabrik pengolahan sampah PT Nurpati yang merembet hingga ke lokasi TPA. (MS-01)