Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Warga Berebut 2.000 Nasi Bungkus di Haul Wali Joko

Warga Berebut 2.000 Nasi Bungkus di Haul Wali Joko

Warga berebut nasi bungkus di acara haul Wali Joko. Foto Metro
Warga berebut nasi bungkus di acara haul Wali Joko. Foto Metro

KENDAL –  Ibu-ibu dan anak-anak ini rela berdesakan dan terjepit ribuan peziarah makam Wali Joko yang berebut meminta nasi bungkus yang disiapkan takmir Masjid Agung Kendal  Senin (4/8)  siang. Sebungkus nasi dengan lauk oseng-oseng dan telur ini sudah menjadi ritual tahunan memperingati haul Wali Joko dan Wali Hadi sang pendiri masjid agung Kendal.

Ribuan peziarah dari pelosok Kendal dan sekitarnya rela saling dorong dan tarik serta berdesakan untuk mendapatkan nasi bungkus ini. Tak jarang peziarah yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan anak kecil ini terjepit di antara peziarah lainnya. Petugas keamanan terpaksa mengevakuasi anak-anak yang terjepit dan terhimpit peziarah lainnya.

Setidaknya dua ribu nasi bungkus disiapkan untuk dibagikan peziarah dalam rangka khaul Wali Joko dan Wali Hadi tahun ini. Warga mengaku rela berdesakan dan berebut nasi bungkus ini untuk mendapatkan berkah. “Nasi bungkus akan dibawa pulang dan akan diberikan kepada keluarganya yang sakit serta berharap penyakitnya sembuh,” kata Suyatmi.

Tidak hanya untuk orang yang sakit nasi bungkus yang didapat akan ditabur di sawah agar hasil melimpah. Takmir Masjid Agung Kendal, KH Makmun Amin menjelaskan Wali Joko yang merupakan penyebar agama Islam di kendal ini wafat 8 Syawal. “Setiap tahun masjid agung menggelar haul akbar yang diisi dengan tahlil serta pengajian umum. Sedangkan nasi yang disiapkan ada 2.000 bungkus,” katanya.

Sebanyak 2.000 nasi bungkus yang disediakan takmir masjid habis dalam waktu kurang sepuluh menit. Selain dibawa pulang, banyak juga peziarah yang menikmati nasi bungkus di halaman masjid agung sambil menunggu waktu sholat dhuhur. (MS-05)