Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Yoyok: PSIS Tak Butuh Pemain Bintang

Yoyok: PSIS Tak Butuh Pemain Bintang

Performa Rizky Yulian dkk dinilai sudah cukup mumpuni untuk bertarung di Divisi Utama musim ini. Foto Metrosemarang
Performa Rizky Yulian dkk dinilai sudah cukup mumpuni untuk bertarung di Divisi Utama musim ini. Foto Metrosemarang

SEMARANG – CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) Yoyok Sukawi percaya diri menatap musim kompetisi Divisi Utama 2015. Bos PSIS ini menyebut pasukan M Dofir bisa menjelma sebagai kekuatan yang menakutkan, sekalipun tanpa pemain berlabel bintang.

PSIS sempat mengalami start buruk dalam periode pramusim tahun ini. Dua laga ujicoba dilalui Fauzan Fajri dkk tanpa kemenangan, dengan rincian takluk 1-2 dari PPLP Jateng dan imbang 1-1 kontra SSS.

Tak berlebihan jika banyak pihak yang meragukan armada racikan Dofir sanggup mengulang prestasi musim lalu. Namun, kritikan itu perlahan memudar, seiring membaiknya performa PSIS dalam dua partai ujicoba terakhir.

Setelah melumat Unika 5-0, tim ini sukses merepotkan Persija, meski akhirnya takluk dengan skor 0-1. Inilah salah satu keyakinan Yoyok bahwa PSIS musim ini tak hanya sekadar kontestan Divisi Utama, tapi juga layak menjadi salah satu wakil di ISL dari kompetisi kasta kedua ini.

Pemilik nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu juga masih mempertahankan kebijakan yang sama dalam proses perekrutan pemain. Yoyok lebih suka menampung pemain-pemain yang biasa-biasa saja ketimbang menghadirkan seorang superstar.

“Tidak ada pemain bintang di PSIS. Kami membentuk tim bukan berdasarkan kebintangan seseorang tapi disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Yoyok, Senin (9/2).

Musim kemarin, strategi itu memang cukup berhasil. Di bawah kendali Eko Riyadi, PSIS yang dianggap tim biasa-biasa saja terbukti mampu menjadi skuat yang ditakuti. Fauzan cs merupakan tim paling produktif dibanding kontestan lainnya.

Musim ini pun klub yang ber-home base di Stadion Jatidiri tersebut juga tak mau jor-joran untuk berburu pemain. Tengoklah, minus Ega Rizky dan M Arifin, mereka yang didatangkan juga hanya berasal dari tim-tim medioker. Hanya Noorhadi, satu-satunya pemain yang berasal dari tim liga super.

Tapi, tim ini tidak menanggalkan identitasnya. Kecepatan dan agresivitas yang menjadi trade mark musim kemarin masih tetap dipertahankan.┬áMaklum, 70 persen personel ‘warisan’ Eko Riyadi juga masih berada di dalam skuat yang dipoles Dofir.

“Saat ini komposisi ideal sudah terbentuk. Kami hanya butuh tambahan pemain untuk menambah keseimbangan di lini tengah. Sekali lagi, kami bukan mencari pemain bintang, tapi pemain yang mampu mendongkrak permainan tim,” beber Yoyok.

Pekan ini, PSIS dijadwalkan kembali melakoni ujicoba melawan salah satu kontestan Divisi Utama. Setidaknya, masih ada 2-3 kali ujicoba lagi sebelum kick off, 1 Maret mendatang. (twy)

 

 

activate javascript