Yudi Mardiana Ingin Bapenda Miliki Gedung Sendiri

METROSEMARANG.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana menginginkan bisa mempunyai gedung sendiri. Karena saat ini Bapenda masih satu gedung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di balaikota.

Komisi B melakukan sidak di Kantor Bapenda Semarang, Selasa (9/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Sebagai tempat pelayanan masyarakat kantor Bapenda dinilai sudah tidak representatif. Karena yang namanya pelayanan dinilai tidak hanya untuk melayani. Tapi juga mengenai tempat parkir costumer, pendingin udara, dan lain-lainnya.

‘’Komisi B tadi langsung wawancara dengan pemohon (pembayar pajak), yang intinya pemohon untuk pelayanan lainnya cukup puas, hanya tempat pelayanan yang kurang representatif. Idealnya memang memiliki gedung sendiri,’’ kata Yudi Mardiana, Selasa (9/1).

Sebelumnya Komisi B DPRD Kota Semarang meninjau pelayanan Bapenda dan menilai tempat pelayanannya kurang memadai karena sudah terlalu sempit, meskipun petugasnya dinilai sudah ramah. Komisi B langsung menanyakannya kepada masyarakat yang mengantre.

Menurut Yudi, menyambut baik dewan selaku mitranya yang mau ikut memperjuangkan agar Bapenda memiliki kantor yang lebih memadai. Saat ini pihaknya sedang mencari aset-aset milik pemkot, namun sayangnya kebanyakan ada di Kecamatan Genuk dan Mijen.

‘’Ada aset-aset pemkot kebanyakan di daerah Genuk dan Mijen, tapi untuk pelayanan tidak cocok, karena (keberadaan Bapenda) butuh di tengah kota,’’ ujarnya.

Karena itu, jika harus beli aset baru pihaknya akan membuat kajian seperti satu ruangan bisa untuk memuat berapa pemohon, berapa tempat parkir dan lainnya demi kenyamanan masyarakat.

‘’Paling cepat kajian dilakukan di perubahan. Idealnya dibangun di tengah kota di Jalan Pemuda, Pandaranan, Majapahit atau Siliwangi. Sehingga warga dari Gunungpati, Mijan, Semarang Timur bisa enak,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.