‎Ganjar Minta Yanuelva Dihukum Berat

METROSEMARANG.COM – Penangkapan terpidana kasus pembobolan Bank Jateng, Yanuelva Etliana atau Eva mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia meminta proses hukum Eva segera dilanjutkan hingga tuntas.

Gubernur Jateng  Ganjar Pranowo meminta Yanuelva, pembobol Bank Jateng  dihukum berat. Foto: metrosemarang.com/dok
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Yanuelva, pembobol Bank Jateng dihukum berat. Foto: metrosemarang.com/dok

‎Pelarian Eva, kata Ganjar, bisa dijadikan unsur pemberatan untuk menambah hukuman penjaranya. “Setelah ditangkap ini si Eva harus segera diproses. Dan itu pasti dengan pemberatan, karena dia kan sengaja, sengaja melarikan diri dan sebagainya,” kata Ganjar saat ditemui di sela menghadiri Peringatan Hari Jadi Satpol PP ke 66 Tingkat Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Pati, Rabu (16/3).

Tak hanya kasus Eva, menurutnya aparat juga harus tegas mengusut kasus-kasus lain yang belum selesai. Baik kasus di lingkup perbankan, korupsi, dan pelanggaran hukum lainnya.

Kasus perbankan, menurut Ganjar, tidak hanya merugikan negara. Masyarakat juga khawatir karena merasa uang yang dititipkan di bank terancam. “Kita juga tidak nyaman. Saya sebagai pemilik (Pemegang saham terbesar Bank Jateng) mewakili masyarakat Jateng dan Provinsi tidak nyaman,” tukasnya.

Eva ditangkap di kamar kos di Jalan Tukang Besi, Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, oleh gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejati Sumut, Selasa (15/3) kemarin. Saat ini tim jaksa Kejati Jateng sedang melakukan penjemputan.

Yanuelva Etliana merupakan terpidana yang dihukum 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta dan diwajibkan membayar uang pengganti atas kerugian negara sebesar Rp 39 miliar. (byo)

You might also like

Comments are closed.