1.000 Rumah Tidak Layak Huni Bakal Diperbaiki dengan Bantuan APBD

METROSEMARANG – Sedikitnya 1.000 rumah tidak layak huni di Kota Semarang bakal diperbaiki Pemerintah Kota Semarang di tahun ini. Dari total sekira 10.000 rumah tidak layak huni di Ibu Kota Jateng ini ditargetkan semuanya akan rampung diperbaiki hingga tahun 2020 mendatang.

Wali Kota Hendrar Prihadi saat menyambangi rumah warga di Lamper Lor, 1 November 2017. Foto: metrosemarang.com

Program bedah rumah tidak layak huni tahun 2018 ini, Jumat (27/4), dilaunching oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi di Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur. Dengan ditandai peletakan batu pertama pembangunan rumah salah seorang warga.

Walikota Hendi, sapaan karibnya mengatakan, Pemerintah Kota Semarang kembali menggulirkan bedah rumah tidak layak huni dengan dana bantuan dari APBD Kota Semarang.

‘’Kegiatan bedah rumah ini juga mendapatkan bantuan tenaga dari Kodim 0733 BS Semarang,’’ katanya. Menurutnya, di Kota Semarang dari data Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Semarang masih terdapat sekira 10 ribu rumah tidak layak huni.

‘’Di tahun ini ada 1.062 rumah yang bakal dibantu untuk renovasi, dan sisanya akan diselesaikan hingga tahun 2020,’’ ujarnya.

Walikota Semarang menambahkan, selain dari bantuan dana APBD Kota Semarang, dana rehab rumah tidak layak huni tersebut juga berasal dari CSR dan dana stimulan dari Pemerintah Pusat. Dimana masing-masing rumah dibantu sebesar Rp15 juta dan langsung diwujudkan dalam bentuk material.

Dia berharap di tahun 2020 Kota Semarang sudah bebas dari rumah tidak layak huni dan warganya semakin sehat. (duh)

You might also like

Comments are closed.