11 Tahun Jadi Pembantu, Pria Ini Nekat Curi Emas Majikannya

Dua pelaku pencurian emas batangan diinterogasi Kapolrestabes Kombes Djihartono. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Dua pelaku pencurian emas batangan diinterogasi Kapolrestabes Kombes Djihartono. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

‪SEMARANG – Seorang pembantu rumah tangga diringkus polisi karena diduga melakukan pencurian di rumah majikannya sendiri. Dua keping emas batangan senilai Rp 100 juta digasak dari rumah sang majikan di Jalan Bromo No 4 Gajahmungkur.

Pelaku diketahui bernama Arifin (30) warga Dukuh Mendak, Gunungkidul. Aksi pencurian tersebut diketahui terjadi 5 Juli 2014 lalu. Dua keping emas batangan 24 karat milik sang majikan, Nurita Aryuni (49) itu diambil pelaku dari brankas dengan masuk kamar yang saat itu tak dikunci.

“Saat itu saya sedang bersih-bersih kamar ibu, lalu saya lihat lemari tak dikunci. Kemudian saya ambil kunci brankas yang disimpan di bawah pakaian dan saya ambil emas itu,” kata Arifin saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (30/12).

Selanjutnya, dia memberikan emas tersebut kepada rekan seprofesinya, Y Purwanto (37) yang bekerja di kompleks perumahan yang sama, untuk digadaikan ke Pegadaian di Jalan Depok, Semarang Tengah. “Saya gadaikan Rp 81,5 juta. Lalu saya diberi imbalan oleh Arifin Rp 3 juta dan  resi gadai saya berikan padanya,” imbuh Purwanto.

Sementara, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengungkapkan, kedua pelaku ini ditangkap pada 3 Desember 2014 lalu, di rumah majikannya masing-masing. “Akibat perbuatannya, pelaku ini kita jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ucapnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.