16 Taman Unik bakal dibangun di Semarang Mulai 2017

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 16 taman dengan konsep unik bakal dibangun di Semarang mulai tahun depan. Dinas Kebersihan dan Pertamanan setempat berjanji taman-taman yang akan dibangun akan disesuaikan dengan budaya lokal yang ada di tiap kecamatan.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki, konsep taman di wilayah tak akan mengadopsi apa yang sudah ada di Kota ‘Kembang’ Bandung.

Taman Simpang Lima menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok
Taman Simpang Lima menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

“Beda. Sangat-sangat beda. Kota kita Semarang, Bandung ya Bandung. Tidak perlu tiru-tiru. Yang penting manfaatnya ada. Tapi yang baik bisa ditiru,” kata Ulfi, Minggu (27/3).

Ia menyatakan pembuatam taman berkonsep unik pada tahun depan untuk mengejar target perluasan ruang terbuka hijau sesuai amanat undang-undang. Ulfi menambahkan sesuai undang-undang Kota Semarang sebenarnya harus punya 30 ruang terbuka hijau dari total luasan areal perkotaan.

Kendati demikian, ruang hijau yang ada saat ini baru 9 persen dari total luasan areal perkotaan. “Idealnya 30 persen, tapi 20 persen saja sudah bagus. Kami baru 9 persen,” sambungnya.

Namun sayangnya, Ulfi enggan membeberkan lebih jauh konsep taman unik yang akan dibangun untuk kotanya di tahun depan. Ia hanya bilang jumlah 16 taman itu baru estimasinya dalam jangka waktu pendek dan kemungkinan bisa bertambah banyak lagi.

“Minimal akan buat 16 taman di tiap kecamatan,” terang Ulfi.

Selain memperbanyak taman, kata dia, pemerintah kota juga akan memperbanyak jumlah areal reboisasi alias penanaman pohon di sejumlah sudut jalan raya.

“Duit buat memperbanyak ruang terbuka hijau memang belum ada sampai sekarang. Tapi saya yakin pasti bisa dilakukan dengan bantuan sejumlah elemen masyarakat setempat. Misal untuk pemeliharaan atau penghijauan,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.