2 Pria dan 1 Wanita Tewas Usai Tenggak Miras di Ungaran

image
ilustrasi

UNGARAN – Tiga orang tewas dan satu lainnya kritis setelah menenggak minuman keras (miras). Pesta miras yang dilakukan keempat orang tersebut terjadi di rumah kos Arif Sukirman di Langensari Barat RT 2 RW 4 Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Minggu (29/3).

Tiga orang yang tewas yakni Joko Waluyo alias Jack (51), warga Jl Palang Merah, Perum Nitibuana Kelurahan Beji, Ungaran Timur; Ahmad Feriyanto (22), warga Desa Keji, RT 4 RW 5, Ungaran Barat; dan Aminah (25) warga Desa Sitiluhur, Gembong, Pati. Sedangkan Al Fattah (34), warga Kebon Andong, RT 1 RW 12, Desa Ngemplak, Kadangan, Temanggung, hingga berita ini diturunkan masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Ungaran.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut berawal Minggu (29/3) pukul 03.00. Ketika itu Jack dan Ngadiono alias Tesy datang ke rumah kos-kosan Arif Sukirman dengan membawa 8 dus berisi minuman beralkohol jenis Red Label dan Black Label. Kemudian keduanya mulai menggelar pesta minuman beralkohol di hadapan satpam bernama Sugeng (33), warga Langensari Barat, Ungaran. Sekitar pukul 07.00, datang 7 orang perempuan dan seorang laki-laki. Mereka bergabung pesta miras bersama Jack dan Tesy. Namun sekitar pukul 21.00, sejumlah perempuan dan laki-laki itu pulang sambil membawa tas yang diduga berisi minuman beralkohol.

Keesokan harinya Senin (30/3) sekitar pukul 03.00 Jack tidak sadar di depan gapura kos-kosan. Oleh teman-temannya, Jack dibawa masuk dan dibelikan Susu Beruang oleh saksi Sugeng. Tujuannya untuk menetralisir minuman beralkohol sehingga Jack cepat sadar. Sekitar pukul 21.00, Jack diketahui meninggal dunia di kamar kosnya.

Petugas Polsekta Ungaran langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah minuman beralkohol. Polisi juga menerima laporan bahwa teman Jack lainnya yang ikut pesta minuman beralkohol juga tewas di RSUD Ungaran. Korban yang tewas total ada tiga orang yakni Jack, Ahmad Feriyanto, dan seorang perempuan bernama Aminah. Dua jenazah korban sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan, polisi juga akan melakukan otopsi jenazah korban terakhir yakni Aminah.

Sejumlah dokter di UGD RSUD Ungaran keberatan memberikan keterangan terkait penyebab tewasnya ketiga orang tersebut. “Lebih baik, besok saja minta data ke Yanmed (pelayanan medis). Korban yang meninggal dan masih di kamar mayat perempuan. Saya tidak tahu persis bagaimana kondisinya karena itu limpahan dari ruang rawat inap,” kata salah seorang dokter, Selasa (31/3) petang kemarin. (MJ-02)

You might also like

Comments are closed.