200 Masjid Antusias Ikuti Gerakan “Jarik Masjid”

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan Gerakan Jarik Masjid (Jumat Reresik Masjid) hari ini telah berjalan di hampir 200 masjid dan musala di kota ini. Ia pun optimistis gerakan ini dapat terus berjalan rutin selama bulan Puasa.

Pegawai Pemkot Semarang membersihkan Masjid Al Khusuf dalam rangka gerakan Jarik Masjid, Jumat (2/6). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Gerakan Jarik Masjid yang digagas wali kota yang disapa Hendi ini akhirnya resmi berjalan untuk pertama kalinya di sejumlah masjid dan musala pada Jumat (2/6). ”Alhamdulillah gerakan ini dapat diterima oleh masyarakat dan berjalan,” ujarnya.

Ia berharap, gerakan Jarik Masjid ini dapat memantik semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu, ia menambahkan, gerakan Jarik Masjid tersebut juga dapat menjadi sarana silaturahmi masyarakat untuk bisa lebih saling mendekatkan diri.

Dalam catatannya, di Kota Semarang setidaknya ada 1.186 masjid dan 1.966 musala yang harapannya semua dapat menjalankannya. Namun Jarik Masjid adalah gerakan, maka menurutnya faktor yang paling penting mendukungnya adalah partisipasi masyarakat. ”Hari ini jadi awal yang baik, saya optimis gerakan ini dapat terus berjalan,” harapnya.

Wali kota penerima Rekor Muri Salat Subuh Berjamaah di Masjid Terbanyak ini, juga mendorong daerah-daerah lain di Indonesia untuk menginisiasi gerakan serupa, demi memakmurkan masjid dan musala masing-masing.

Sementara itu, Masjid Al Khusuf di Balai Kota Semarang menjadi salah satu masjid yang menjalankan gerakan Jarik Masjid tersebut. Seluruh pejabat serta karyawan di lingkungan Pemkot Semarang pun tampak antusias bergotong royong membersihkan masjid tersebut. Mulai dari membersihkan debu di langit-langit masjid sampai karpet dikerjakan tanpa canggung.

Kusuma, salah satu karyawan di lingkungan Pemkot Semarang yang terlibat dalam gerakan Jarik Masjid mengaku, sangat mendukung sepenuhnya gerakan Jarik Masjid ini. ”Sangat mendukung, apalagi ini kan di bulan Ramadan,” tuturnya.

Selain Masjid Al Khusuf di Balai Kota Semarang, masjid yang juga menjalankan gerakan bersih-bersih ini di antaranya Masjid Nurul Huda di Kelurahan Kedungpane, Masjid Nurul Fatah di Kelurahan Jatibarang, Masjid Al Karim di Kelurahan Wonolopo, Masjid Baitul Istiqomah di Kelurahan Bubakan, dan Masjid Nurul Yaqin di Kelurahan Purwosari. (duh)

You might also like

Comments are closed.