2020, Kota Lama Ditargetkan Jadi Warisan Budaya Unesco

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pengelolaan Kota Lama ke depan semakin baik. Kawasan ini ditargetkan menjadi warisan budaya oleh Unesco pada 2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan usai mengukuhkan Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) periode 2013-2018 di gedung Semarang Art Galery Kota Lama, Sabtu (12/3) sore. Sepuluh anggota BPK2L tersebut berasal dari beberapa pemilik gedung di Kota Lama, akademisi, media, dan Wakil Wali Kota Semarang Heaverita G Rahayu sebagai Kepala BPK2L.

Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

“Kami berharap pengurusan selama 4 tahun  ke depan ini lebih agresif, dalam artian komunikasinya dengan pemerintah, ke pemilik dan juga masyarakat umum di Kota Semarang bisa lebih aktif,” kata Hendi.

Dalam list, lanjut Hendi, kawasan kota lama ditargetkan menjadi warisan budaya oleh Unesco pada tahun 2020 mendatang. Dengan diakuinya oleh Unesco, maka promosi akan lebih mudah maupun bantuan dana akan banyak mengalir.

Hendi menjelaskan, di kawasan Kota Lama memang ada gedung yang sudah direnovasi atau di-make over. Disamping itu juga, masih ada sisa gedung yang belum direvitalisasi hingga sekarang. Untuk itu, Hendi mengimbau BPK2L mampu mendata baik gedung maupun pemiliknya untuk berkomunikasi untuk melestarikan kawasan Kota Lama.

“Kalau ini sudah jelas semua, maka kita akan berbagi tugas, ada yang tugasnya kemudian mencari  investor disambungkan dengan pemilik gedung yang belum mampu melakukan revitalisasi atau meke over,” tandas Hendi. (din)

You might also like

Comments are closed.