22 Napi Anak Terima Remisi, Tiga Langsung Bebas

METROSEMARANG.COM – Dalam rangka mewujudkan kemajuan pemenuhan hak asasi manusia (HAM), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah dan Yogyakarta memberikan masa potongan tahanan (remisi) bagi para narapidana anak yang meringkuk di balik jeruji besi.

Ilustrasi. Narapidana anak mendapat pelatihan di dalam lapas. Sebanyak 22 napi anak di Jateng-DIY menerima remisi saat Hari Anak Nasional 2017. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta, Bambang Sumardiyono mengatakan, pemberian remisi ini juga dimanfaatkan untuk mendukung perayaan Hari Anak Nasional (HAN).

Pemberian remisi itu, kata Bambang, sesuai dengan Keputusan Kemenkumham Bernomor M.HH.01.PK.01.0412 Tahun 2017 tertanggal 19 Juli tentang pemberian remisi anak tahun 2017.

Dalam peraturan yang tertuang pada pasal 34 ayat (1) PP Nomor 99 Tahun 2012 disebutkan bahwa terdapat remisi yang diberikan kepada anak pidana setiap tahunnya.

“Secara keseluruhan kami memberikan remisi bagi 22 narapidana anak yang ada di lembaga pemasyarakatan Jateng maupun Yogyakarta,” kata Bambang kepada metrosemarang.com, Minggu (23/7).

Bambang menjelaskan remisi yang pertama diberikan bagi narapidana anak di Lapas Perempuan dan Anak Kutoarjo, Purworejo. Di sana, 18 anak mendapat remisi kategori I dengan catatan yang bersangkutan tidak bisa langsung bebas.

Kemudian, pemberian remisi juga diberikan bagi tiga narapidana anak lainnya di LPA Kutoarjo. “Tiga tahanan tersebut dinyatakan langsung bebas karena mendapat potongan tahanan kategori II yang mengatur pembebasan secara langsung,” katanya.

Remisi yang kedua diberikan pula bagi seorang narapidana anak yang meringkuk di Rutan Kelas II B Wonogiri. Namun, yang bersangkutan dalam catatan tidak langsung bebas.

“Remisi diberikan kepada anak yang dinyatakan berkelakuan baik serta memenuhi syarat administrasi lainnya,” sergahnya.

Ia berharap upaya tersebut mampu mengurangi beban psikologis narapidana anak sekaligus mempercepat proses adaptasi di tengah masyarakat. (far)

You might also like

Comments are closed.