291 Gereja di Semarang bakal Diawasi Ketat

Kapolrestabes Kombes Djihartono berjanji akan menjaga kondusifitas saat perayaan Natal di Semarang. Foto Metrosemarang/dok
Kapolrestabes Kombes Djihartono berjanji akan menjaga kondusifitas saat perayaan Natal di Semarang. Foto Metrosemarang/dok

SEMARANG – Jajaran Polrestabes Semarang bakal melakukan pengamanan ekstra untuk kenyamanan umat Nasrani dalam merayakan Natal. Sebanyak 291 gereja yang tersebar di penjuru kota akan mendapat pengawasan khusus dari personel kepolisian.

Gereja-gereja tersebut akan disterilkan dari ancaman bom yang meresahkan, sehingga para jamaat bisa ebih tenang dan khidmat saat merayakan Natal. ”

Sterilisasi itu sudah menjadi Protap (prosedur tetap). Nanti melibatkan Jibom (penjinak bom) yang akan diserahterimakan,” tutur Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, Selasa (23/12).

Ia mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan seperti adanya ancaman bom dan kerusuhan yang bisa saja terjadi. ”

Untuk saat ini tidak ada ancaman. Kami melakukan pengamanan, besok saya cek,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa aksi teror yang berindikasi bom di Kota Semarang pernah terjadi di tahun sebelumnya. Seperti teror bom molotov di Pos Polisi Lalu Lintas, Jalan Kaligawe, Genuk Semarang, 16 September 2013 lalu dan ditemukannya bungkusan mencurigakan yang dicurigai bom di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada pertengahan tahun 2012. (yas)

You might also like

Comments are closed.