Jaga TPS, Petugas Satpol PP Semarang Dapat Upah Rp 75 Ribu

Petugas Satpol PP mencopot peraga kampanye, Senin (7/12). Mereka akan mendapat insentif untuk menjaga TPS saat coblosan pilwakot, Rabu (9/12) besok. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Petugas Satpol PP mencopot peraga kampanye, Senin (7/12). Mereka akan mendapat insentif untuk menjaga TPS saat coblosan pilwakot, Rabu (9/12) besok. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

 

METROSEMARANG.COM – Ribuan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kini telah disebar di 16 kecamatan Kota Semarang untuk memperkuat pengamanan menjelang detik-detik coblosan Pemilihan Walikota (Pilwakot).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro Pujo Martanto mengatakan ada sekitar 2.633 petugas yang kini telah bersiaga di tiap kecamatan. Keesokan harinya, mereka langsung ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Jumlahnya sama persis dengan TPS yang telah dibangun di 16 kecamatan,” katanya, saat dikonfirmasi metrosemarang.com, Selasa (8/12).

Menurutnya, pengamanan di TPS dilakukan berlapis bersama aparat TNI/Polri. Dengan pengamanan ekstra ketat, ia meyakini mampu meredam aksi kecurangan maupun kegaduhan saat pemungutan hingga rekapitulasi suara dilakukan oleh KPU.

Ia mengemukakan petugasnya akan disiagakan untuk mengawal rekapitulasi suara Pilwakot mulai hari H hingga H+10.

Lebih lanjut, ia menerangkan, pihaknya sejak Senin (7/12) kemarin telah mencairkan dana operasional untuk membiayai kesiapsiagaan ribuan personel Satpol PP. Dana yang digelontorkan mencapai Rp 2 miliar dari APBD-Perubahan 2015.

“Tiap petugas di TPS dapat upah sekitar Rp 70 ribu-Rp 75 ribu. Mereka sudah mengambil dana operasionalnya di kantor-kantor kelurahan,” tutur Endro.

Memasuki hari terakhir masa tenang kampanye, kata Endro, petugasnya juga telah mendistribusikan ribuan kotak dan kertas suara ke tiap kecamatan. Rabu besok, tiap petugas KPPS dibantu relawan tinggal mengambil jatah kotak dan kertas suara untuk ditempatkan di tiap TPS.

“Kami juga telah membersihkan alat kampanye yang masih menempel di ruas jalan raya Kota Semarang. Kini persiapan pencoblosan hampir rampung tinggal menyempurnakan hal-hal kecil saja,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.