38 Rumah Tidak Layak Huni di Pedurungan Dipugar

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 38 rumah tidak layak huni di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Salah satunya seperti rumah Sutiyono warga RT 6 RW 7 Kelurahan Pedurungan Lor.

Sebanyak 38 rumah tak layak huni di Pedurungan diperbaiki berkat bantuan pemerintah dan swasta

Sutiyono mendapatkan bantuan Pemerintah Kota Semarang senilai Rp7,5 juta dan bantuan dari swasta serta swadaya masyarakat sehingga total menjadi Rp40 juta. Sehingga perbaikan rumah miliknya dapat berjalan lancar dan maksimal.

‘’Apalagi dalam pembangunan rumah tidak layak huni ini juga dibantu oleh warga sekitar, sehingga bisa menghemat ongkos tukang’’, kata Camat Pedurungan, Kukuh Sudarmanto, Kamis (28/12).

Kukuh menjelaskan, selain bantuan dari pemerintah, dalam pemugaran rumah tidak layak huni juga mendapat bantuan dari pemerintah provinsi, Badan Amil Zakat dan pihak swasta.

Pemerintah kota dalam menjalankan program bedah rumah warga kurang mampu ini berdasarkan kriteria rumah tidak layak huni yang telah ditetapkan.

‘’Peran serta dari swasta sangat membantu dalam memugar rumah tidak layak huni, sehingga pembangunan rumah bisa maksimal karena uang dari pemerintah kota tidak banyak’’ tegasnya.

Sedangkan Sutiyono menuturkan, sangat bersyukur rumahnya yang dipugar sejak bulan September lalu akhirnya saat ini selesai. Kini pria paruh baya ini mengaku tidak perlu khawatir lagi rumahnya bocor ketika hujan deras disertai angin.

‘’Sekarang tidak takut kalau hujan, tidak ada yang bocor, dan bangunannya kokoh’’, katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.