40 Anggota DPRD Jateng ‘Bolos’ Tes Urine BNN

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 40 anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah memilih absen menjalani tes urine yang dilakukan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng, hari ini, Kamis (24/3). Alasan mereka karena sedang bertugas di luar kota.

Informasi yang didapat dari petugas BNN, jumlah legislator yang sedianya dites urine ada 58 orang. Tapi ternyata ada 40 nama yang tidak hadir dalam proses uji tes narkoba tersebut.

Ilustrasi
Ilustrasi

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Amrin Remico mengatakan, tes urine ini sebagai langkah awal untuk memberantas aksi penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan pejabat negara.

Selain menggelar tes urine bagi legislator di gedung DPRD Jateng, ia menegaskan, petugasnya nanti juga menguji sampel urine milik anggota eksekutif dan legislatif di‎ 35 kabupaten/kota. “Untuk sekarang, hasil tes urine yang kami lakukan semuanya negatif,” ujar Amrin di sela uji urine di lantai II DPRD Jateng.

Amrin menyatakan hasil itu membuktikan salah satu semangat luar biasa dari petugasnya untuk memberantas narkoba. “Semangatnya untuk stop narkoba. Bagi yang sudah melaksanakan berhenti, bagi yang belum jangan coba-coba narkoba,” urainya.

Ke depan, petugasnya kembali menggelar tes urine bagi pegawai Sekretariat Dewan (Sekwan) dan para legislator yang absen hari ini.

Di lain pihak, Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman mengaku kaget ada tes urine bagi para legislator yang masih sibuk bekerja di tiap ruang fraksi. Ia sendiri tadi sedang ada rapat dengan Bappeda dan buru-buru ikut tes urine. “Ini mendadak, saya baru diberi tahu tadi,” sahut Sukirman.

Ia senang dengan apa yang telah dilakukan BNN dalam memerangi peredaran narkoba. Baginya, itu bentuk dukungan untuk pencegahan sejak dini dan harus terus-menerus digenjot untuk melawan narkoba.

“Dengan ini bisa mendeteksi legislator yang pakai narkoba dan yang tidak. Jangan sampai ada anggota yang kena narkoba,” tambah legislator lainnya, Irna Setiawati. (far)

You might also like

Comments are closed.