5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Gitar

Pastikan Kecakapan Penjual

Dengan banyak ragam gerai dan ragam gitar ini, tak jarang orang kebingungan saat akan membeli gitar sesuai kebutuhan

GITAR merupakan salah satu alat musik yang jamak dimainkan dalam berbagai kesempatan. Gitar yang merupakan instrumen utama dalam genre musik rock, pop, hingga rock itu bisa dibilang memiliki banyak penggemar, dalam arti orang yang gemar memainkannya.

Bisa jadi mereka menjual gitar yang kualitasnya buruk, sebab mereka tidak memiliki pemahaman terharap produk.

Betapa tidak, gitar dapat dimainkan sebagai solo instrumen. Hanya dengan gitar, tanpa instrumen musik lain, sudah bisa menjadi pertunjukan atau menjadi pengiring nyanyian seseorang. Bermain gitar juga menjadi kegiatan yang luwes dilakukan saat senggang dalam keseharian.

Banyaknya penggemar yang memainkan gitar mulai dari tingkat pemula hingga yang mahir, memunculkan gerai-gerai penjualan gitar mulai dari yang berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dengan banyak ragam gerai dan ragam gitar ini, tak jarang orang kebingungan saat akan membeli gitar sesuai kebutuhan.

Dalam membeli sebuah barang, tentunya ada keinginan barang yang dibeli sesuai dengan harapan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membayar gitar yang akan dibeli.

 

Kenali Gerai

Jika ingin membeli gitar “bermerek” terkenal, hal terpenting yang harus dilakukan adalah memastikan toko yang dituju memiliki lisensi. Sebab dengan begitu, bisa dipastikan gitar (dan bisa jadi alat musik lain) yang dijual di toko tersebut sudah melewati tahap uji kelayakan produk. Sehingga kualitas gitar terjamin.

gitar semarang
Lapak alat musik Boomer Music. (foto: metrosemarang/Zahra Saraswati)

Meski demikian, ada beberapa gerai tak berlisensi yang menjual gitar dengan kualitas bagus. Untuk ini diperlukan pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni tentang gitar. Bagi pemula, disarankan untuk memilih toko alat musik resmi.

 

Kenali Merek

Ada berbagai merek gitar dari luar negeri yang menjual produknya di Indonesia. Seperti Yamaha, Ibanez, Fender dan lainnya. Tapi merek tersebut hampir bisa ditemui di setiap gerai alat musik baik berlisensi maupun tidak.

ilustrasi

Sebagai pembeli, hendaknya membekali diri dengan berbagai hal tentang merek-merek tersebut. Mulai dari harga resmi, spesifikasi, serta kemungkinan dimana barang tersebut dijual. Biasanya barang-barang “bermerek” itu hanya dijual di gerai yang berlisensi.

 

Kenali Kondisi Fisik Gitar

Setelah mengenali gerai berlisensi serta berbagai macam merek gitar, harus dipastikan kondisi fisik gitar. Jangan sampai tertipu dengan merek. Karena tidak bisa dipungkiri, di Indonesia masih banyak penjual alat musik dengan merek “aspal” alias asli tapi palsu. Bisa saja gitar itu bermerek terkenal, namun tidak dibuat oleh produsen resmi. Biasanya, jenis ini dijual dengan harga jauh lebih murah.

ilustrasi

Ada beberapa trik untuk mengetahui keaslian sebuah produk gitar. Salah satunya, harus mengenali karakteristik dari produk yang dibuat oleh masing-masing produsen. Mulai dari bahan-bahan yang dipakai hingga bentuk gitar tersebut. Dibutuhkan kejelian dalam memahami bentuk gitar.

 

Pastikan Kecakapan Penjual

Ada hal lain di luar gitar yang juga sangat penting untuk diketahui. Yakni memastikan kecakapan penjual. Hal itu perlu dilakukan untuk memastikan apakah mereka memahami semua barang yang di jual atau tidak. Bisa jadi mereka menjual gitar yang kualitasnya buruk, sebab mereka tidak memiliki pemahaman terharap produk.

Ilustrasi

Pengetahuan dan kecakapan penjual bisa menjadi bekal kepercayaan pembeli. Yang perlu diingat adalah, kecakapan penjual tidak sepenuhnya sebanding dengan kualitas gitar.

 

Garansi

Meski tidak berharap gitar yang dibeli mengalami kerusakan, tapi perlu teliti perihal garansi. Garansi memberikan jaminan pelayanan yang baik oleh penjual dan produsen.

Ilustrasi

Ada beberapa garansi yang biasa diberikan kepada pembeli. Bisa garansi dari distributor maupun dari penjual. Garansi dapat memberikan keyakinan bagi para pembeli tentang keseriusan penjual terhadap pelayanan kepada para konsumen. (*)

 

You might also like

Comments are closed.