50 Food Truck Siap Suguhkan Kudapan Khas Semarang di Kota Lama

SEMARANG – Kabar bagus buat para pecinta kuliner yang ingin memanjakan lidahnya sembari menikmati akhir pekan. Bakal ada 50 food truck meramaikan ajang Culinary Festival, pada 20-22 April 2018 di Kota Lama Semarang. Event yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM Jateng tersebut juga menghadirkan atraksi memasak dari Junior Rorimpandey alias Chef Juna.

festival kuliner kota lama
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Ema Rachmawati saat ditemui di kantornya, Jalan Sisingamangaraja, Candisari Semarang. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Ema Rachmawati mengungkapkan Chef Juna bakal jadi magnet tersendiri bagi para pemanja lidah yang mampir ke Kota Lama. “Di sana nanti akan ada 35 suguhan menu tradisional ditambah penjaja kuliner yang berjualan diatas 50 truk,” kata Ema, Sabtu (14/4).

Ia mengatakan antusiasme masyarakat untuk ikut ajang tersebut sangat tinggi. Ia bilang jumlah pendaftat sangat banyak. Pihaknya juga akan mengundang para pejabat lintas dinas terkait.

Food truck di Kota Lama itu juga bertambah semarak dengan pemecahan rekor MURI. “Yogyakarta sempat menggelar event serupa tetapi jumlahnya masih sedikit. Nah untuk di Kota Lama Semarang nanti pasti bisa mencetak rekor MURI karena menghadirkan 50 food truck,” terangnya.

Ema menyebut culinary festival juga menghadirkan live musik dengan penampilan para band rock lokal. Agar mampu menyedot perhatian masyarakat, panggung utama acara akan dibuat di depan Gedung UKM Galery.

Lebih jauh, ia mengatakan, konsep berjualan food truck belakangan mulai berkembang di kota-kota besar. di Jawa Tengah juga mulai banyak warga yang mengembangkan konsep berwirausaha seperti ini, mulai dari minuman, makanan, makanan ringan, dan sebagainya.

Ia meyakini, bisnis ini mampu menghasilkan omzet yang menggiurkan. Pelibatkan UKM food truck jadi daya tarik utama Culinary Festival. Sejumlah kegiatan pendukung lainnya berupa pameran UKM, diorama dan miniatur, talkshow, konser musik, lomba akustik, lomba fotografi.

“Kami tergetkan pengunjung acara ini per harinya bisa mencapai 2.500 orang,” katanya. Menurutnya ratusan ribu UKM di Jawa Tengah perlu didorong keberadananya, karena sebagai basis ekonomi masyarakat. (far)

 

You might also like

Comments are closed.