55 Pengawas Sekolah di Semarang Terancam Diberhentikan

SEMARANG – Sebanyak 55 pengawas sekolah di Semarang terancam diberhentikan sementara. Mereka adalah pengawas sekolah yang tak naik pangkat dalam lima tahun terakhir.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.

Sesuai Pasal 34 peraturan itu menyebutkan pengawas sekolah yang akan diberhentikan sementara adalah pengawas sekolah muda, pangkat Penata, golongan ruang IIIc sampai pengawas sekolah utama, pangkat bembina utama madya, golongan ruang IVd.

Koordinator Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Semarang Cuk Subagyo mengatakan, salah satu kendala untuk kenaikan pangkat tersebut adalah prosedur pengajuan naik pangkat sangat panjang. Pengumpulan angka kredit hingga penyusunan karya tulis yang waktu revisinya saja bisa sampai setahun.

Berdasarkan data di Dinas Pendidikan Kota Semarang, ada 35 pengawas sekolah yang tahun ini bakal diberhentikan sementara. Sebanyak 17 dari mereka sudah lebih dari enam tahun tak naik pangkat dan delapan lainnya sudah enam tahun tak naik pangkat.

Sementara, ada 20 pengawas yang rentan diberhentikan akibat aturan tersebut. Keduapuluh pengawas itu belum menghabiskan waktu lima tahunnya. Namun sisanya hanya dalam hitungan bulan.

Menurut Subagyo, jumlah pengawas itu tersebar mulai dari TK, SD, SMP serta SMA dan sederajat. “Total ada lebih dari 80 pengawas,” kata Subagyo. (MS-06)

You might also like

Comments are closed.